Aglaonema Penghias Taman Dan Pekarangan Rumah

Enam aglaonema berbagai jenis menghiasi jendela dapur rumah Ny. Alun di Kebonjeruk, Jakarta Barat. Paling menonjol varietas berdaun merah asal Bangkok setinggi 30 cm dan berdaun 10 lembar. Pasaran aglaonema teranyar itu minimal Rp7,5-juta. Puluhan aglaonema dikoleksi sejak 1993. Semua tampil prima: bongsor, cmakan banyak, dan daun mengkilap. Puluhan jenis tanaman lain dikoleksi pula sepertiLanjutkan membaca

Oncidium Lidah Tiga Koleksi Hobiis Anggrek Dari Salatiga

Ada keindahan di balik bentuk menyimpang. Itu berlaku bagi oncidium koleksi Lila Natasaputra, penganggrek di Kotamadya Salatiga, Jawa Tengah. Lazimnya anggrek asal Karibia itu memang berlidah tunggal, tetapi kedua sepal oncidium Lila membesar sehingga seolah berlidah tiga. Hobiis dari Taiwan yang bertandang ke kota di lereng Merbabu itu langsung jatuh hati melihat sosok oncidium itu.Lanjutkan membaca

Raup Untung Berlipat Lewat Bisnis Dan Budidaya Jagung Manis

Setahun terakhir Sigit Djuwarso mempunyai kesibukan baru. Ia memanfaatkan waktu luang untuk berkebun jagung manis. Pada tingkat harga Rp400 per kilo, ia mencapai titik impas. Padahal, Sigit menerima Rp2.000 per kg sehingga jutaan rupiah menggelembungkan pundi-pundinya. Ia tertarik mengembangkan Zea mays itu lantaran risiko dan biaya produksi relatif kecil serta harga stabil. Kestabilan itu setidaknyaLanjutkan membaca

Padi Transgenik Rojolele Tahan Hama Penggerek batang

Perut Tryporyza intertulas mendadak berlubang dan ia pun langsung terkapar. Sepuluh menit lalu penggerek batang itu mengisap pakan kegemarannya, padi. Sayang ia salah sasaran. Yang disantapnya padi rojolele yang mengandung Bacillus thuringiensis. Itulah padi transgenik keluaran Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Di tengah-tengah suara pro-kontra kehadiran teknologi transgenik, Inez Hortense Slamet-Loedin justru tekunLanjutkan membaca

Serangan Virus kuning Pada Tanaman Cabai

Senyum kecut menghiasi bibir Marsudi pada pertengahan 2002. Betapa tidak, 30 ha cabai luluh-lantak diterjang virus kuning keriting. Produktivitas menurun, modal pun tak kembali. “Kerugian saat ini sudah sekitar Rp200-juta,” tutur pekebun di Desa Banyudono, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang itu.Marsudi tidak sendirian mengalami nestapa itu. Banyak pekebun di desa sekitarnya seperti di kecamatan Mungkid, Sawangan,Lanjutkan membaca

Bulai Cabai, Penyakit Bawaan Benih Yang Hanya Menyerang Tanaman Cabai

Sudah setahun penyakit bulai cabai dilaporkan kehadirannya. Namun, hingga kini serangannya belum teratasi. Malah, makin meluas ke berbagai sentra. Kalau tidak segera ditangani, pasar bakal mengalami kekosongan pasokan. Dalam 2 – 3 bulan ke depan, harga bakal melonjak. Kalau sudah begini, siapa yang bertanggungjawab? beberapa daerah saya melihat, petani mulai “lempar handuk”. Banyak yang beralihLanjutkan membaca

Virus Dan Hama Penyakit pada Tanaman Cabai

Prawito terpaksa harus gigit jari. Modal Rp200-juta lenyap tak berbekas. Sekitar 10 ha lahan cabai yang digarap bersama petani binaan amblas terserang bulai. Gejala serangan sebenarnya sudah mulai tampak di beberapa titik penanaman sejak kuartal pertama 2002. Namun, petani di Desa Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, itu tak menduga bila serangan bakal semakinLanjutkan membaca