Sabtu, 02 Maret 2019

no image

Persiapan Persiapan Penting Sebelum Memulai Usaha Ternak Ayam Petelur

Kebutuhan akan konsumsi telur ayam semakin meningkat setiap tahunnya. Hal ini dapat kita manfaatkan untuk membangun usaha ternak ayam petelur demi membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan konsumsi telur.

Cara pengembangan usaha ini cukup mudah dan modalnya bisa dimulai dari tingkat yang kecil. Berikut beberapa cara memulai usaha ternak ayam petelur yang mudah.

  1. Tentukan modal

Sesuaikan budget atau modal usaha anda untuk membeli barang dan bahan yang diperlukan. Hitung berapa ekor ayam yang akan anda pelihara untuk pertama kali dan hitung berapa total biayanya. Jumlahkan juga dengan biaya pembelian kandang, biaya pembelian pakan dan perawatan. Pilihlah lahan kosong milik anda sendiri. Jika tidak ada, hitunglah berapa biaya untuk menyewa atau membeli lahan dengan luas yang sesuai kebutuhan.

  1. Tentukan tempat

Jika anda memiliki tempat sendiri, maka modal dapat ditekan. Namun jika tidak ada, anda butuh modal ekstra untuk menyewa tempat. Pilihlah tempat yang tidak terlalu ramai dan jauh dari pemukiman penduduk namun lebih dekat dari tempat distribusi. Hal ini karena ayam petelur mudah kaget oleh suara-suara dan akan membuat ayam enggan bertelur lagi. Tempat yang dekat dengan pendistribusian akan menekan biaya pengiriman.

  1. Tentukan jenis ayam

Ayam petelur ada 2 jenis. Yaitu petelur ringan dan petelur medium. Ayam petelur ringan badannya lebih kecil dari pada ayam petelur medium, walaupun ukuran ayam medium lebih kecil dari ayam broiler. Telur dari ayam petelur ringan biasanya berwarna putih, sedangkan telur dari ayam petelur medium warnanya coklat. Telur yang berwarna coklat ini lebih disukai banyak konsumen karena ukurannya lebih besar dan lebih berat. Ayam petelur medium juga dapat dikonsumsi dagingnya karena ukurannya yang pas dan cukup berdaging.

  1. Pembuatan kandang

Hitung biaya pembuatan kandang. Ukur besar kandang yang muat untuk jumlah ayam yang akan anda ternak. Biasanya, untuk ternak dalam jumlah banyak digunakan kandang koloni yang muat untuk ribuan ayam petelur.

  1. Pakan, obat dan vitamin

Pemilihan pakan yang berkualitas dan pemberian obat serta vitamin juga sangat penting untuk kelangsungan usaha ternak ayam petelur. Ayam yang terawat dan sehat akan menghasilkan telur dengan kualitas terbaik dan penjualan telur anda akan lebih banyak mendapat permintaan dari konsumen.

Poin-poin di atas adalah hal-hal utama yang diperlukan dalam memulai usaha ternak ayam petelur. Jika poin tersebut sudah terpenuhi, anda juga harus tahu cara perawatan dan pengembangan ternak yang baik. Ketahui juga sistem marketing yang lebih jitu didukung dengan produk telur yang lebih unggul dari produk peternak lain.

Produk yang bagus namun masih dapat dijual dengan harga umum akan lebih mudah dijual sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan lebih dari permintaan konsumen yang terus bertambah.

Untuk kesehatan ayam ternak, berikan vaksinasi yang teratur sesuai dosis yang dianjurkan. Pemberian vaksin ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh ayam sehingga terhindar dari penyakit menular yang dapat mempengaruhi kualitas telur.

Vaksin ini terdapat 2 jenis, yaitu vaksin aktif dan inaktif. Vaksin aktif akan lebih tahan lama karena mengandung virus hidup, sedangkan vaksin inaktif mengandung virus yang dilemahkan sehingga tidak dapat bertahan lama.

Usaha ternak ayam petelur anda dapat dipastikan berjalan mulus jika sudah terpenuhi faktor-faktor diatas yang dikombinasikan dengan pengetahuan mengenai pemberian vaksinasi untuk ayam ternak.

no image

Kalkulasi Perhitungan Modal Dan Keuntungan Bisnis Telur Puyuh

Bisnis telur puyuh adalah salah satu bisnis peternakan yang sampai saat ini masih menjanjikan. Dengan cita rasa yang khas serta kandungan gizi yang tinggi serta harga yang terjangkau, permintaan telur puyuh di pasar selalu mengalami peningkatan. Lebih dari 8.000 butir per hari untuk setiap pengusaha telur puyuh.

Selain modalnya tidak terlalu besar, keuntungan yang dihasilkan dari bisnis telur puyuh ini ternyata cukup menggiurkan. Dengan modal usaha 15 juta, dapat menhasilkan uang 36 juta dalam setahun. Apabila ditekuni dengan baik, ini bisa menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarga.

Sebelum menghitung perkiraan keuntungan dari bisnis telur puyuh, terlebih dahulu kita mengenal beberapa hal terkait dengan peternakan burung puyuh. Untuk berternak burung puyuh, beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain:

  1. Pemilihan bibit burung puyuh

Bibit burung puyuh ada dua macam, ada yang berupa DOQ (belum siap tetas), dan ada yang berupa puyuh petelur fase growen (burung puyuh umur 30 hari, siap tetas). Untuk pemula lebih baik membeli jenis bibit yang ke dua karena resiko kematiannya lebih kecil. Untuk DOQ harganya kisaran Rp 2.700,-/ekor, sedangkan jenis puyuh petelur fase growen harganya kisaran Rp 9.800,-/ekor.

  1. Pemilihan lahan peternakan

Berternak burung puyuh memang harus memiliki lahan yang benar-benar jauh dari pemukiman, karena kandang burung puyuh mengeluarkan bau yang tidak sedap dan apabila tidak bisa merawat kandang bisa jadi sumber kuman dan penyakit. Untuk itu carilah tempat untuk lahan peternakan burung puyuh yang jauh dari pemukiman, jauh dari banjir, dan jauh dari sumber penyakit.

  1. Pengelolaan pakan burung puyuh

Pakan burung puyuh sebenarnya sangat mudah, yaitu pur. Namun untuk menjaga kesehatan burung, perlu diberikan obat-obatan tertentu. Burung puyuh cukup diberi makan sekali dalam satu harinya. Begitu juga dengan air minum, juga cukup satu kali dalam sehari. Kesehatan burung puyuh harus dikontrol setiap hari. Jangan sampai ada yang terlanjur mati di dalam kandang, karena hal itu bisa menular ke burung-burung yang lainnya.

  1. Pengelolaan kotoran burung puyuh

Kotoran burung puyuh harus dibersihkan secara rutin agar tidak menimbulkan bau tidak sedap di kandang. Kotoran tersebut juga menjadi tempat bersarangnya lalat yang bisa mengganggu kesehatan burung dan masyarakat sekitar. Kotoran di bersihkan seminggu sekali dengan cara dikumpulkan di tempat khusus, disemprot dengan air arang merang, lalu dikeringkan. Setelah kering disimpan dalam karung kecil. Selain kebersihan kandang dapat selalu terawat, kotoran tersebut bisa digunakan untuk bahan dasar pupuk yang sangat baik bagi tanaman. Jika diuangkan, satu karung kecil kotoran dapat dihargai Rp 15.000,-

  1. Pemilihan pangsa pasar telur burung puyuh

Dalam berbisnis, kita harus jeli dalam menentukan pangsa pasar kita. Apakah akan dijual dalam bentuk mentah atau matang, dijual eceran atau grosiran. Hal ini sangat berkaitan dengan cara pengelolaannya. Untuk bisa masuk ke supermarket maka pengelolaan telur puyuh harus benar-benar baik dan sehat.
Setelah kita memahami beberapa persiapan di atas, mari kita simak perkiraan keuntungan yang bisa diperoleh dari bisnis ini.

KeteranganJmlHarga (Rp)Total
modal awal
a.       kandang4 unit200.000         800,000.00
b.       burng puyuh1000 ekor9.800     9,800,000.00
c.        mesin penetas1 unit500.000         500,000.00
                           –
modal kerja                           –  
a.       pakan7,200450     3,240,000.00
b.       biaya operasional bulanan12100.000     1,200,000.00
                           –
15,540,000.00
penjualan
a.       telur puyuh per hari 600 butir  (7,5 kg)225020000   45,000,000.00
b.       kotoran burung puyuh (2 karung / 3 hari)24015000     3,600,000.00
48,600,000.00
keuntungan bersih per tahun   33,060,000.00

Dengan melihat perhitungan keuntungan di atas, tentunya bagi pemula yang ingin memulai bisnis peternakan, bisnis telur puyuh bisa menjadi pilihan yang menjanjikan. Dengan modal seadanya bisa langsung mulai praktek bisnis. Dengan keuletan dan kesabaran, keberhasilan pasti akan segera diraih. Selamat mencoba !