Para Jawara Di Ajang Bandung Lou Han Competition Contest 2018

Tanpa perlawanan berarti, cinhua milik William asal Bandung sukses merajai kontes. Kampiun cinhua A itu unggul telak di babak grand champion. Lima penilai asal Bandung, Salatiga, Garut, dan Semarang, sepakat menyematkan gelar grand champion, la menyingkirkan pesaing utama, kampiun cinhua B milik Wendy asal Bandung. Bandung Lou Han Competition 2018 itu juga menobatkan ryukin senior milik Kiking Zamorano asal Bandung sebagai terbaik.

Kemenangan yang digapai kampiun cinhua > 23 cm itu sudah diprediksi sebelumnya.

Lanjutkan membaca

Varian Ikan Palmas ( Polypterus ornatipinnis) Favorit Para Pehobiis

Wajahnya menyeramkan bagai monster. Namun, karena tampang itulah Polypterus ornatipinnis banyak digandrungi hobiis. Dari balik kaca 80 cm x 60 cmx 60 cm itu ikan bercorak hitam kecokelatan amat menawan. Di tanah air, 6 jenis polypterus berhasil ditangkarkan.

Menurut Kosasih Wibowo, kolektor di Bandung Jawa Barat, seekor P. ornatipinnis berukuran 5 cm laku dijual Rp33.000. Untuk ukuran serupa, P. senegals, Rp20.000; P. delhezi, Rp50.000; dan P. palmas, Rp 100.000. Harga—harga itu terbilang tinggi.

Lanjutkan membaca

Manfaat Burung Merpati , Sebagai Alat Pembantu Manusia Dan Komoditi Bisnis

Burung merpati Columba livia sangat penting bagi setiap mahasiswa yang mengalami perploncoan pada awal 1970-an. Dengan susah payah saya mendapatkan yang betul-betul putih untuk dilepaskan di halaman kampus Universitas Indonesia. Mahasiswa baru Fakultas Sastra memang diharuskan membawa merpati putih. Mahasiswa Fakultas Hukum membawa yang merah atau gambir. Sedangkan Fakultas Teknik biru atau kelabu. Lainnya bebas. Boleh blorok, blirik, atau belang-belang. Harapannya, dalam satu atau dua generasi mendatang, taman-taman di Jakarta penuh merpati seperti lazimnya taman-taman kota di negeri maju.

Lanjutkan membaca

Prospek Keuntungan Dan Nilai Bisnis Dari Budidaya Perkutut

The most beautiful bird. Bila ada survei tentang unggas paling merdu dan termahal, mungkin perkututlah jawabnya. Walau harga tinggi, burung ini banyak dicari. Harganya yang gonjang-ganjing tak menyurutkan langkah orang untuk menangkarkannya.

Tren memelihara dan menangkar perkutut merambah ke Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Palembang, Lampung, Batam, Bali, Lombok, Banjarmasin, bahkan Balikpapan. Untungkah menernakkan perkutut? Bila dilakukan survei terhadap para pemainnya, pasti semua menjawab bulat dengan satu kata, “ya”.

Bisnis Perkutut Itu Bagaikan tambang emas yang terus mengalirkan gemerincing rupiah kepada H Mochammad Huzaini.

Lanjutkan membaca

Budidaya Sayuran Dengan Metode Greenhouse

Spektakuler. Begitulah kata Ir Sutrisno Soemodihardjo, direktur Direktorat Tanaman Sayuran, Hias, dan Aneka Tanaman, Depatemen Pertanian ketika melihat hamparan kebun berjaring seluas 112,2 ha di Riau. Kebun berkelambu itu tersebar di Pekanbaru 49 ha; Kampar, 32,8 ha; Pelalawan, 15 ha; dan Siak, 14, 4 ha. Beragam sayuran daun ditanam di “greenhouse”, masing-masing 2.000 m2 itu. Dalam sebulan dipanen 18—20 ton sayuran untuk diekspor ke Singapura.

Pengembangan sayuran itu dirintis Dinas Pertanian Provinsi Riau sejak 2001.

Lanjutkan membaca

Budidaya Kangkung Mengggunakaan Sistem hidroponik Talang bertingkat

Kangkung siap panen tampak segar menghampar di atas talang bertingkat. Ipomoea reptans itu tumbuh di atas styrofoam 80 cm x 90 cm yang menutup talang. Sebuah styrofoam terdiri atas 48 lubang tanam. Di greenhouse mini ukuran 2,8 mx26 m  terdapat 66 styrofoam. Dari sebuah styrofoam, dituai 2,8 —3,5 kg kangkung segar dalam tempo 21 hari.

Pengelola greenhouse itu adalah PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Agrowisata sejak 2000. Ketimbang sulit mengingat, sebut saja Kusuma Agrowisata.

Lanjutkan membaca

Padi Fatmawati, Varietas Padi Tahan Penyakit Dan Hama

Ibunda Presiden Megawati Soekarnoputri, Fatmawati, diabadikan namanya untuk padi baru. Malainya panjang terdiri atas 300 butir. Salah satu keistimewaan padi fatmawati adalah tingginya produktivitas, mencapai 9 —10 ton per hektar. Artinya 2 kali lipat dari rata-rata produktivitas padi nasional.

Di kalangan pekebun, padi fatmawati menjadi harapan baru. Mudjiono, pekebun asal Bantul, Yogyakarta, misalnya, menuai 9 ton dari lahan 1 hektar yang tersebar di 3 lokasi. Di Singosari, Malang, pekebun binaan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur memanen 9,2 ton/ha gabah kering giling.

Lanjutkan membaca

Cara Meningkatkan Kualitas Produksi Padi Organik

Di lumbung Joko Tarub, padi seperti tak ada habisnya. Maklum, sebulir gabah di tangan Nawang Wulan, istri Joko Tarub, diolah menjadi sedandang nasi. Persediaan padi pekebun di Berbah, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, kini juga habis lebih lama. Soalnya, produktivitas lahan mereka meningkat dari 5 ton menjadi 6,6 ton per ha. Itu tercapai setelah mereka menaati 7 syarat.

Peningkatan produktivitas itu dicapai setelah 47 pekebun beralih ke sistem budidaya organik. Mereka tergabung dalam Kelompok Tani Sidorukun yang mengelola lahan 5,7 ha.

Lanjutkan membaca

Penyortiran Kualitas Bibit Kentang Untuk Menghindari Penyakit Dan Kerugian

Kentang tak lolos sortir dijadikan bibit. Akibatnya, produktivitas granola hanya belasan ton per ha. Itulah sebabnya, mengetahui kentang yang tak layak tanam, menjadi kunci utama pekebun. Ir Wildan Mustofa, pekebun di Pangalengan, Bandung Selatan, membuktikan. Ia memanen granola minimal 25 ton per ha.

Banyak pekebun tak mempedulikan kualitas bibit. Sehabis panen mereka memilih kentang berukuran besar dan berkualitas untuk dilempar ke pasar sebagai kentang konsumsi. Sisanya baru dipilih lagi untuk bibit di musim tanam berikutnya.

Lanjutkan membaca

Meningkatkan Produktifitas Perkebunan Melalui Pola Tanam Rotasi

Awal musim hujan pada November 2018 banyak pekebun berhenti menanam tomat. Namun, Masriyo malah memperluas areal tanam hingga 3  4 ha. Saat panen 3 bulan berselang, pekebun di Garut, Jawa Barat, itu mengantongi Rp 200-juta. Harga tomat melambung menjadi Rp 4.700 per kg dari sebelumnya Rp l.000

Keberhasilan Masriyo mengebunkan tomat bukan datang tiba-tiba. Ia sudah bergelut dengan kerabat kentang itu sejak 10 tahun lalu. Wajar bila karakter tomat diketahuinya di luar kepala.

Lanjutkan membaca