Panduan Praktis Perawatan Ayam Serama

Kehadiran serama baru serama super A itu menambah panjang daftar Gerasi ayam liliput yang telah tercipta. Serama super A adalah generasi ke—3. Perbedaan antar generasi lebih ditekankan pada perubahan ukuran tinggi dan bobot tubuh. Serama super A berbobot 250—300 gram. Serama A, 300 gram, tinggi 20 – 22,5. Serama kapan alias B berbobot 500 gram, tinggi 25—30 cm.

Di Malaysia serama sangat disukai karena unik. Di balik tubuh kecil tersimpan penampilan yahud. “Penampilan jantan mirip Bruce Lee dan betina seperti Dolly Parton,” ujar Albert Tan di Pulau Penang. Bayangkan di antara sayap menjuntai menyentuh tanah tersembul dada menonjol Sosoknya kian elegan dengan sepasang ekor lawi alias pedang yang tegak lulus menjulang dan kepala sedikit tertekuk ke belakang.

Hasil Persilangan Selama 15 Tahun

Serama tercipta dari penyilangan panjang karya penyilang ayam hias Wee Yean Een di Kampung Cina, Kota Baru, Kelantan. Serama berasal dari silangan ayam kaki panjang, silkie, dan katai jepang selama kurun 1973 1985. Generasi pertama serama yang namanya diambil dari tokoh Sri Rama dalam epos Ramayana itu diperkenalkan pertama kali pada kontes ayam hias di Batu Pahat pada 1990-an. Di sana penampilan serama kapan panggilannya kini menghebohkan jagat ayam hias. Indonesia diakui tertinggal 2 langkah dalam mengikuti perkembangan serama.

Di saat penangkar negeri jiran mulai menangkarkan kualitas super A, di tanah air serama kapan lebih banyak beredar. “Warna-warna yang ada di Indonesia masih seperti serama yang pertama kali muncul di Malaysia. Kebanyakan merah tua dengan paduan hitam atau kebiruan. Di sini warna-warna itu tak dilirik lagi,” papar Albert. Saat Budidaya Tani berkunjung ke beberapa farm dan kolektor di Kualalumpur, Pulau Penang, dan Kedah, semua serama berbulu terang: kuning keemasan, blorok biru putih dan hitam, putih bersemburat cokelat, serta kuning kemerahan beraksen cokelat.

Menurut Chooi, pelopor di Pulau Penang, ada ribuan kombinasi warna bulu. “Anda lihat sendiri, satu sama lain tak ada yang sama,” ucapnya sambil menunjuk ke deretan kandang. Serama-serama berbulu tiga warna termasuk yang paling banyak dipunyai hobiis. Meski yang diidamkan mereka wama solid alias satu warna, seperti putih salju atau biru mengkilap.

Harga seekor serama bervariasi, tergantung kualitasnya. Di malaysia serama super A berumur 9 bulan kualitas kontes bisa dijual RM8.000 per ekor. Di luar serama generasi baru harga berkisar RM50— R.M250 per ekor. Di Indonesia serama kualitas standar umur 2—3 bulan Rp500.000—Rp2-juta. Yang kualitas kontes mencapai Rp5-juta saat berumur 3 bulan; dewasa malah lebih tinggi mencapai Rp 10-juta per ekor.

Lantaran harganya cukup mahal, tak heran bila serama masih dikoleksi orang-orang menengah ke atas, terutama kelas kontes. Bagi mereka harga mahal tidak dipermasalahkan, asal serama yang dikoleksinya berkualitas. Namun, tidak berarti kalangan menengah ke bawah tidak mampu membeli serama. Serama apkir alias kualitas C dijual Rp 100.000—Rp250.000 per ekor. Bagi mereka memelihara serama bisa jadi mengikuti tren atau sekadar menaikkan gengsi.

Serama kualitas A
Serama kualitas A

Memburu serama bermutu

Mendapatkan serama bermutu tentu menjadi dambaan. Bagaimana agar terwujud? Keelokan serama Terletak pada penampilan yang anggun dan gagah bak satria. Serama pun harus sehat ditandai gerakan lincah. Anatomi ayam perlu disimak teliti. Jengger dan pial tak boleh cacat dan wama harus merah. Matanya jernih dan bersinar. Bulu mengkilap dan berminyak. Kaki pun bersih dan tidak cacat. Beberapa patokan memilih perlu diketahui antara lain asal-usul, ciri fisik, dan umur.

Keturunan siapa

Bibit, bebet, bobot mutlak diketahui dalam memilih serama. Induk jantan akan mewariskan gaya dan bentuk tubuh, betina akan mewariskan tonjolan dada dan corak wama tubuh. Seluruh serama super A yang dihasilkan oleh Chooi di Pulau Penang adalah bukti induk berkualitas menurunkan anakan yang berkualitas pula. Chooi menggunakan jantan Sri Selangor yang memiliki tubuh kecil berbobot 300 gram dan tinggi 20 cm. Gaya jalan tegap dengan kepala sedikit tertarik ke belakang.

Betina turunan Sri Penang memiliki dada menonjol keluar bak aktris Hollywood, Dolly Parton. Coraknya pun terdiri dari paduan 5 warna seperti kuning keemasan, cokelat, hitam, dan putih. Silangan keduanya kemudian menghasilkan anak-cicit bertubuh kecil, berdada menonjol, dan bercorak warna-warni.

Mengetahui induk memang bukan perkara mudah. Sebab itu sangat disarankan membeli serama dari penangkar-penangkar yang menjamin indukan bermutu. Jangan sampai berharap dada ayam menonjol, tapi setelah ditelisik betina yang dipakai berdada ramping. Anggapan dada menonjol bisa dilatih yang beredar di tanah air adalah salah besar. “Dada serama tidak bisa dilatih agar menonjol, semua tergantung dari bloodline,” ujar Chooi.

Anatomi ayam perlu diperhatikan
Anatomi ayam perlu diperhatikan

Ciri fisik

Keseimbangan struktur tubuh tak kalah penting dalam memilih serama. Apalagi jika serama pada kemudian hari akan dikonteskan. Bagian tubuh seperti panjang tubuh, leher, bahu, pinggul, bagian belakang, ukuran dada, harus terlihat proporsional dan kompak dengan susunan ekor. Leher perlu sedikit panjang agar memungkinkan kepala bisa sedikit tertekuk ke belakang saat dada membusung.

Bahu tampak bidang atau lebar dengan posisi seolah di belakang dada. Tulang pinggul seimbang dan kian mengecil ke arah bawah permukaan dada. Dada lebar dan besar dengan struktur meninggi.

“Untuk mengetahui dada bagus tariklah garis semu 45°. Dada paling bagus jika membentuk lingkaran yang bagian atasnya sedikit melampaui bidang garis,” ujar Chooi.

Tubuh pendek seimbang dengan dada. Jika diamati seluruh tubuh tampak proporsional dan kompak, tapi bukan berarti cebol. Warna bulu pun harus harmonis dari semua arah, seragam, mantap, dan tidak ada noda. Warna bulu terang, mengkilap, dan tidak kelihatan menjemukan. Wama-wama kontras seperti merah dan hitam menyebar merata.

Kaki tampak paralel, tidak bengkok, berdiri kuat dan seimbang tanpa ekor yang tersusun miring ke sisinya. Susunan ekor pun diamati. Bulu ekor terbagi 2 bagian, ekor pokok yang masing-masing berjumlah 6 di sisi kiri dan kanan serta ekor lawi yang tegak lurus menjulang. Ekor harus tampak besar, terkesan luas, dan tersusun rapi.

Secara keseluruhan ayam serama harus tampil sehat, bebas dari penyakit, kotoran, anus bersih, lubang kuping bersih. Paruh, kuku, dan bulu, terawat. Kesehatan dapat dilihat dari jengger merah terang, tidak rusak dan terbebas dari penyakit cacar. Ia pun harus jinak, tidak mematuk, tidak berkelahi bila didekati ayam lain.

Lihat dulu umurnya

Idealnya serama dibeli setelah melihat langsung sosoknya. Namun, belakangan beredar penjualan telur serama. Itu lantaran hobiis ingin mendapatkan serama tapi berharga murah. Menurut Albert Tan pembelian model itu benar-benar bak membeli kucing dalam karung. “Siapa berani jamin kalau itu telur serama. Secara fisik telur serama dan kapan tidak ada bedanya. Malah sampai umur sebulan setelah menetas pun secara fisik kedua jenis itu sulit dibedakan,” ujarnya.

Langkah terbaik agar tidak kecewa dikemudian hari adalah dengan membeli serama berumur 6 bulan ke atas. Di saat itu penampilan ayam sesungguhnya seperti ukuran, gaya, dan dada menonjol terlihat. Pembelian pada umur 2—3 bulan tidak disarankan lantaran bulu belum tumbuh sempurna.

Sepanjang hayat perlu dirawat

Seperti manusia, serama membutuhkan rasa aman, tentram, dan sandang-pangan terpenuhi agar berumur panjang. Beruntung lantaran ukuran kecil, perawatannya relatif mudah. Pakan misalnya, menurut Albert Tan, 6 ekor serama dewasa hanya menguras biaya pakan RM2 setara Rp5.000 per minggu.

Rumah tinggal pun tak perlu luas. Cukup dibuat berukuran kecil mirip apartemen atau rumah susun. Yang penting kebersihan terjaga dan jauh dari kegaduhan dan lalu lalang orang. Meski demikian, untuk mendapatkan ayam liliput yang memuaskan penampilannya perlu mengacu pada perawatan yang benar. Bila tidak, sang klangenan terlihat tidak sehat dan prima. Beberapa aspek perawatan patut dil-etahui antara lain kandang, pakan, dan pengendalian penyakit.

Kandang

Sebagai ayam hias butuh kandang memadai. Kandang tak sekadar tempat be. teduh dari hujan atau sengatan matahari, tapi juga harus aman dari hewan lain yang besar kemungkinan menjadi predator seperti anjing, kucing, dan tikus.

Kandang dapat terbuat dari bahan kayu dan kawat besi. Namun menurut Chooi kandang paling bagus terbuat dari kawat besi. “Bahan kawat lebih kuat dan tidak lapuk,” ujarnya. Kandang umumnya dibuat berbentuk empat persegi panjang berukuran 80 cm x 60 cm x 60 cm. Agar kandang mendapat sinar matahari memadai dan sirkulasi udara bagus, dinding dibuat dari kawat ram atau besi yang disusun teratur. Kebersihan pun perlu dijaga dengan meletakkan sebidang alumunium atau seng tepat di dasar kandang sebagai penampung kotoran.

Lantaran ukuran kandang kecil penempatannya bisa disusun 2—3 tingkat. Semua tergantung keinginan pemilik. Yang utama kandang harus tetap berada pada posisi stabil agar tidak ambruk bila diterpa angin. Pada susunan kandang4-bertingkat perlu diperhatikan kemudahan pemberian pakan dan membersihkan kotoran.

Idealnya masing-masing kandang memuat seekor serama. Penempatan seekor serama dalam satu kandang yang dilakukan di Malaysia beralasan. Maklum di saat kontes sang ayam akan tampil seorang diri. Jika sejak kecil dipelihara bersama-sama dalam sebuah kandang, dikhawatirkan di saat lomba sang ayam diterpa stres.

Pemeliharaan secara bersama dimungkinkan bila serama hanya dinikmati sendiri atau untuk penangkaran. Pada penangkaran kandang disiapkan berukuran 2,5 m x 2 m x 2,5 m. Ukuran kandang lebih besar lantaran populasi ayam di dalamnya lebih banyak. Untuk penangkaran serama kualitas A, kandang berisi 1 jantan dengan 2— 3 betina. Pada serama mutu B jumlah betina lebih banyak hingga 6 ekor.

Lengkapi pula kandaag dengan wadah pakan dan minum. Pilihlah wadah berbahan plastik agar mudah dibersihkan dan tidak pecah terinjak-injak. Khusus untuk minum, wadah plastik dapat ditaruh di luar kandang dengan ujung di desain menyerupai belalai gajah agar bisa menyelusup di antara kawat ram. Demikian pula wadah pakan di kaitkan pada kawat ram 5-10 cm dari dasar kandang atau ketinggian yang masih bisa dijangkau paruh ayam. Tujuannya menghindari pakan tumpah terinjak-injak kaki ayam.

Agar serama kian nyaman, kandang perlu dilengkapi sebuah tenggeran untuk rehat dan tidur. Bahan tenggeran terbuat dari kayu yang besarnya disesuaikan dengan ukuran jari kaki. Cocok tidaknya diameter tenggeran dapat dilihat dari cengkeraman jari kaki ayam. Bila ukurannya sesuai jari-jari kaki tampak meregang lemas seolah tidak mencengkeram. Tenggeran diletakkan di tengah-tengah antara pintu kandang dengan salah satu sisi supaya klangenan tetap leluasa bergerak. Ketinggian tenggeran dapat diatur sesuai ukuran ayam, tapi biasanya ditaruh 50 cm dari dasar kandang.

Lampu penerangan perlu dipasang di kandang. Lampu sangat penting begitu musim hujan tiba. Di saat itu suhu di kandang turun sehingga ayam butuh kehangatan. Penerangan juga penting ketika pemilik akan mengontrol pada malam hari.

Kandang serama
Serama butuh rasa aman dan tentram

Pakan dan minum

Untuk mengisi perut, serama tidak rewel. Ayam ini mau menyantap pakan apa saja seperti dedak dan biji-bjian seperti jagung, padi, atau kacang hijau. Bahkan hewan kecil seperti serangga atau cacing tak luput disantap bila disodorkan. Menurut Chooi pakan pabrik merupakan pakan terbaik. Maklum komposisi kandungannya sudah lengkap. Chooi memberikan konsentrat Goldcoin 105 (starter) dan Goldcoin 107 (grower) pada semua serama. Konsentrat itu dapat ditambah jagung yang dihaluskan dengan perbandingan 2:3. Dari pengamatan Budidaya Tani, hobiis di Hat Yai, Thailand Selatan, marfah sudah memakai produk pakan khusus serama.

Pakan diberikan 2 kali sehari, pagi pukul 08.00 dan petang pukul 18.00. Setiap ayam memiliki takaran sendiri. Agar tidak mubazir dan menjadi sarang penyakit lantaran dihinggapi lalat, Chooi menerapkan teknik pemberian penuh. Caranya pertama-tama wadah pakan diisi penuh. Biarkan sang ayam melahap pakan selama 2 jam. Setelah itu ambil wadah dan ukur berapa banyak pakan yang telah disantap. Selisih pakan itu selanjutnya dijadikan patokan pada pemberian pakan berikutnya.

Sebagai pakan tambahan dedaunan dapat diberikan. Yang paling bagus sejenis rumput gajah yang tumbuh liar di lahan terbuka. Rumput itu cukup dicincang halus dengan gunting dan diberikan saat ayam dijemur. “Pemberian ini akan membuat bulu serama tambah mengkilap. Itu penting untuk ayam kontes,” ujar Chooi. Hobiis di Hat Yai malah memberikan potongan jeruk siem sebagai penambah vitalitas setiap 2 hari sekali. Agar kesehatan tetap terjaga jangan lupa selalu membersihkan wadah pakan setiap kali memberi pakan.

Air minum diberikan berbarengan dengan pakan. Air minum harus tersedia dalam jumlah cukup. Pilihlah air yang bersih dan mengandung mineral. Air tanah cukup bagus. Wadah air minum pun selalu dibersihkan secara berkala. Jangan sampai air minum tercampur dengan pakan sehingga tampak keruh. Hal itu dikhawatirkan membawa bibit-bibit penyakit.

Untuk menambah daya tahan sekaligus mengusir stres akibat cuaca, ke dalam air minum diberi ditambahkan vitamin. Beragam merek vitamin
dijual di poultry shop. Sebelum dipakai, baca petunjuk aturan pakainya.

pakan serama
Tempat minum dibersihkan setiap hari

Kebersihan kandang

Untuk mencegah masuknya bibit penyakit tindakan preventif dilakukan dengan membersihkan kandang secara teratur. Tempat pakan dan minum rutin dibersihkan. Bila perlu secara berkala kandang di fumigasi agar bibit penyakit yang bersembunyi di sela-sela jeruji kandang mati. Caranya dengan memberikan formalin 40% yang dicampur 4 g kalium permanganat. Kedua bahan itu dicampur menjadi satu, celupkan kain, lalu masukkan ke kandang.

Uap yang dihasilkan akan membunuh bibit penyakit. Agar efektif sebaiknya kandang ditutup plastik atau kain. Kandang yang ditaruh di lokasi teduh cenderung lembap. Kondisi seperti itu mengundang bibit penyakit. Oleh karena itu sebaiknya secara berkala dijemur di terik matahari. Bila perlu dibersihkan terlebih dulu dengan sabun yang mengandung desinfektan sebelum dijemur.

Mandi sinar matahari

Sesekali ayam serama perlu dimandikan agar bulu mengkilap. Memandikan cukup dengan menyemprotkan air m^pakai sprayer. Pemakaian sabun dimungkinkan bila ditemukan kutu yang suka bersembunyi di balik bulu.

Aktivitas memandikan dapat dilakukan 3—4 hari sekali. Namun, di saat musim penghujan cukup dilakukan 2 minggu sekali.

Serama pun sebaiknya dijemur setiap hari selama 1—2 jam. Di Malaysia penjemuran memakai kandang khusus terbuat dari kawat ram mirip kurungan bambu yang biasa digunakan di tanah air. Setiap kurungan diisi oleh seekor ayam. Cara lain dengan mengumbar di halaman. Namun, perlu diperhatikan sekeliling halaman terbebas predator.

Penjemuran pun harus memperhitungkan pancaran sinar matahari. Paling bagus pukul 08.00 atau sesudah ayam diberi pakan pertama. Tujuan penjemuran membuat tubuh ayam tidak terlalu lembap, selain memberikan kebebasan sementara untuk bergerak.

Dijemur setiap hari 1—2 jam
Dijemur setiap hari 1—2 jam

Perawatan serama sakit

“Serama seperti ayam lainnya perlu divaksinasi agar terhindar dari penyakit,” ujar Chooi. Beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh virus dan bakteri didapati sering menerpa serama. Namun, paling sering dijumpai adalah tetelo Newcastle disease, cacar Avian fox, dan snot infectious coryza. Sebab itu pemilik klangenan perlu mengetahui gejala-gejala yang diperlihatkan sang ayam.

Tetelo alias gumboro menyerang serama di semua lapisan umur. Ayam yang terserang menunjukkan gejala lesu, nafsu makan menurun, dan pial kebiruan. Ciri utama serangan penyakit akibat virus pertamakah didapati di Inggris pada 1926 itu adalah leher terpuntir (tortikolis). Akibatnya jalannya berputar-putar. Sampai sekarang belum ada obat yang manjur untuk menanggulangi tetelo itu. Vaksinasi dengan ND in aktif dapat diberikan saat berumur 4 hari, 18 hari, dan 8 minggu. Vaksinasi diulang setelah ayam berumur 6 bulan dengan vaksin gabungan IB+ND in aktif.

Seperti tejelo, cacar pun menyerang semua tingkatan umur Gejala yang tampak muncul kutil pada pial, jengger, kelopak mata dan kaki. Penyakit yang disebabkan oleh virus famili Poxviridae itu dapat ditanggulangi dengan pemberian vaksin cacar aktif (Diftosec CT) pada umur 4 minggu. Kutil yang masih menempel dapat dibasmi dengan menyilet sampai berdarah. Luka lalu diolesi larutan yodium tintur. Pemberian olesan diulang sampai kutil kering, kisut dan akhirnya lepas.

Ketika perubahan musiqp dari kemarau ke musim hujan penyakit snot seringkali menerpa. Ayam terserang mengeluarkan lendir kekuningan encer dari hidung dan berbau khas. Saat tidur timbul suara ngorok akibat kesulitan bernapas. Penyakit akibat bakteri Haemophilus gallinarum itu diatasi dengan vaksin snot in-aktif pada umur 12 minggu dan 17 minggu.

Ayam Kualitas Kontes

Karena cantik ayam serama banyak dikonteskan. Di Malaysia- asal ayam serama lomba marak digelar di berbagai kota seperti Kelantan, Kedah, dan Kuala Lumpur. Setiap pekan tak kurang dari 3—4 kontes bisa diadakan pada waktu yang sama di kurun 2000— 2001. Serama yang akan turun gelanggang perlu dilatih dahulu sebelum tampil. “Dua minggu sebelum berlaga dilatih berjalan sendiri di atas meja. Latihan dilakukan 1—2 jam per hari,” ujar Chooi. Beberapa jam sebelum lomba bulu-bulu perlu dirapikan dan dibersihkan dengan lap. Khusus bulu lawi alias ekor pedang perlu ditekan-tekan dengan jari tangan agar lentur.

Lomba ayam serama dibagi dalam beberapa kelas di Malaysia. Serama kelas A (bobot 360 g ke bawah), serama kelas B (bobot 500 g ke bawah), anak, dan betina. Di Indonesia, kelas yang dipertandingkan pada kontes perdana Agustus 2003 antara lain :

serama kelas A dan B (bobot 500 g ke bawah), silangan (bobot 600 g ke bawah), kapan atau katai jepang, dan serama muda (umur 5 bulan).

Menang di kontes merupakan kebanggaan si pemilik. Bukan itu saja, harga serama pun terdongkrak naik begitu menang. Contoh Sri Selangor, kampiun 26 kontes itu dibeli RM35.000 setara Rp87-juta. Tak heran hobiis antusias mengikuti lomba serama seperti di Malaysia