Jumat, 23 Oktober 2020

Panen Sekaligus 258 Varietas Pertanian

Bagi pekebun di Cipanas, Garut, serta Lembang brokoli lucky dan kubis fresco bukan hal asing. Sejak 2 tahun terakhir keduanya sudah lazim ditanam. Namun, tak semua tahu benihnya diproduksi di negara bagian Maharashtra, India. Setiap awal tahun produsen benih itu, Bejo Sheetal Seed Ltd, menyelenggarakan Open Day untuk memperkenalkan varietas-varietas terbaru temuan mereka. Berikut penuturan Krisna Suryahadi, pengusaha benih di Jakarta, yang mengikuti acara itu kepada budidayatani.

Tak ada lagi penerbangan ke Aurangabad dari Mumbay ketika malam mulai merayap pukul 22.30 waktu setempat. Terpaksa saya bermalam di kota yang menjadi pusat perfilman India itu. Baru keesokan harinya saya dapat meneruskan perjalanan ke Aurangabad hampir satu jam. Dengan mobil Bejo Sheetal Seed yang sudah menunggu saya melanjutkan ke Desa Jalna, Maharashtra.

Tiba di pusat produksi benih Bejo, puluhan tamu lain dari Israel, Vietnam, Cina, Filipina, dan berbagai kota di India sudah berkumpul di kantor Bejo (baca: biyo). Dari bangunan tua itu kemudian kami mengunjungi pusat produksi benih kentang yang berjarak 5 km. Luasnya 10 ha berketinggian 800 m dpi.

Kepala produksi menjelaskan, ada 6 varietas kentang baru yang dipanen. Open Day memang bertujuan memperkenalkan varietas baru. Bahkan, tamu yang diundang—umumnya distributor benih— biasanya langsung memesan beberapa benih varietas terbaru. Kentang itu ditanam di guludan 40 m x 1 m. Sosok tanaman sangat kokoh dan kelihatan subur. Di sini terdapat 2 kelompok tanaman, yang menghasilkan biji true potato seed (TPS) dan benih berupa umbi.

258 Varietas
pekebun di Cipanas

Panen 258 varietas

Di kebun itu 258 varietas sayuran panen serentak. Itu memungkinkan lantaran produsen mengatur pola tanam. Luas penanaman terbatas, cabai misalnya hanya 2 guludan atau berpopulasi 100 tanaman. Erick Mooy dari bagian pemasaran memandu rombongan berkeliling lahan. Di bagian terdepan tampak kubis farel yang bersosok mungil dengan diameter 10 cm. Kemudian berturut-turut sosok yang lebih besar di belakangnya, yakni varietas general, dukati, dan gonzales.

Kembang kol, brokoli, dan tomat di lajur berikut. Untuk memperjelas keterangannya, kadang-kadang Erick membelah sebuah komoditas seperti ditunjukkan ketika menerangkan varietas baru tomat.

Tamu undangan diizinkan memanen komoditas yang disukai agar lebih mengenal karakteristik dan kekhasannya. Mentari tergelincir ke arah barat saat kami meninggalkan kebun demo. Rombongan kembali ke hotel.

Kebun penggandaan

Kebun riset
Kebun cabai

Kebun riset yang berjarak 4 km dari penginapan dikunjungi pada hari ketiga. Terdapat sekitar 20 greenhouse berkerangka besi. Ukuran greenhouse bervariasi antara 30—40 m x 15—25 m. “Dinding” kiri-kanan greenhouse dapat digulung dan ditutup secara otomatis.

Sebagian besar greenhouse berfungsi sebagai lokasi penyilangan cabai, paprika, dan tomat yang ditanam langsung di tanah dengan jarak rapat. Ketiga komoditas itu merupakan andalan Bejo Sheetal, selain kentang dan brokoli.

Dari greenhouse itulah sebuah varietas diteliti ketahanan hama dan penyakit, produktivitas, serta fenotip atau penampilan fisik sebelum benih diproduksi massal. Pada hari-hari biasa greenhouse itu tertutup untuk umum. Berdekatan dengan greenhouse riset terdapat kebun penggandaan berpagar kawat berduri. Beragam komoditas diperbanyak benihnya di lahan seluas 25 ha. Kentang menempati blok khusus (10 ha) di luar area itu.

Tomat, cabai, paprika, dan brinjal (nama lokal untuk terung, red) menempati area masing-masing 2 ha. Dari situlah fyenih Bejo Shetal Seed dihasilkan sebelum didistribusikan ke berbagai negara, termasuk Indonesia.