Kelengkeng Gading si Pendatang Baru Berdaun Kuning

Kelengkeng Gading, tanaman dengan daun kuning keemasan, sedang menarik perhatian petani dan pecinta buah-buahan. Selama kunjungan kami pada awal Januari tahun ini, kami menemukan beberapa pohon Kelengkeng Gading yang tingginya mencapai 1,5 meter dan mulai menghasilkan buah. Meskipun jumlah buahnya masih terbatas, tetapi adanya pucuk baru yang tumbuh di ujung ranting menunjukkan pertumbuhan yang positif.

kelengkeng gading

Eddy Susanto, pemilik kebun, menjelaskan bahwa Kelengkeng Gading ini merupakan varietas baru yang ia dapatkan dari Karawang. Meskipun tanaman ini dalam kondisi kurang terawat saat ia mendapatkannya, Eddy berhasil memulihkan keadaannya dalam beberapa bulan.

Pada awalnya, tanaman ini terlihat sakit dengan daun-daun kuning yang tampak akan gugur. Namun, setelah penelitian lebih lanjut, ternyata daun-daun tersebut sebenarnya dalam keadaan sehat, bahkan terdapat pucuk baru yang tumbuh dengan warna kuning keemasan di ujung ranting. Hal ini menunjukkan bahwa Kelengkeng Gading memiliki karakteristik yang unik dibandingkan dengan varietas lainnya.

Eddy awalnya mengira bahwa daun kuning disebabkan oleh kekurangan pupuk, sehingga ia memberikan pupuk NPK dan pupuk daun secara intensif. Namun, setelah beberapa bulan, warna daun tetap kuning seperti daun sirih gading. Hal ini semakin menguatkan keyakinan Eddy bahwa Kelengkeng Gading ini merupakan varian baru yang berbeda dengan varietas populer seperti diamond river dan pingpong.

Perbedaan terlihat pada bentuk dan ukuran daun yang mirip dengan diamond river, tetapi Kelengkeng Gading memiliki kekakuan daun yang sedikit lebih tinggi dan cabang serta ranting yang lebih kokoh. Selain itu, bentuk buah Kelengkeng Gading juga berbeda dengan diamond river maupun pingpong.

Buah Kelengkeng Gading memiliki kulit kuning keputihan yang bersisik kasar dan bercak cokelat, tetapi daging buahnya bening, segar, dan manis. Meskipun saat ini ukuran buahnya belum maksimal, Eddy optimis bahwa ukuran buah Kelengkeng Gading dapat sebesar diamond river. Rasanya yang manis dan menyegarkan menjadikannya pilihan menarik bagi para penggemar buah kelengkeng.

Namun, apakah Kelengkeng Gading benar-benar merupakan varian baru atau hanya mutasi dari varietas yang sudah ada? Para ahli memiliki pendapat yang berbeda mengenai hal ini. Dr. Mohammad Reza Tirtawinata, seorang pakar buah, berpendapat bahwa mutasi bisa menjadi penyebab kemunculan Kelengkeng Gading dengan daun kuning.

Perbedaan lingkungan tumbuh, seperti suhu yang terlalu panas di Karawang, dapat mempengaruhi terjadinya mutasi pada tanaman. Di sisi lain, Prokoso Heryono, seorang penangkar buah di Demak, juga belum pernah menemui Kelengkeng Gading di daerahnya. Ia berpendapat bahwa daun kuning dapat berubah menjadi hijau kembali jika tanaman ditempatkan di bawah naungan yang tepat.

Meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah Kelengkeng Gading benar-benar varian baru, tanaman ini memiliki potensi menarik untuk dikembangkan di daerah dengan ketinggian antara 200 hingga 400 meter di atas permukaan laut. Eddy mengungkapkan bahwa Kelengkeng Gading sudah beberapa kali berbunga, meskipun buah-buahnya sering rontok. Namun, dengan perawatan yang tepat, diharapkan produksi buah Kelengkeng Gading dapat meningkat.

Selain Kelengkeng Gading, Eddy juga mengembangkan varietas lain seperti kelengkeng dengan rasa durian dan kelengkeng cina. Kelengkeng dengan rasa durian memiliki pertumbuhan yang cepat dan sudah mulai berbuah pada tinggi tanaman yang relatif pendek. Sementara itu, kelengkeng cina yang didapatkan dari Cina melalui kerabat Eddy juga menunjukkan potensi menarik.

Dengan keunikan dan potensi bisnisnya, Kelengkeng Gading menjadi sorotan di dunia perkebunan buah-buahan. Apakah Kelengkeng Gading akan menjadi varian kelengkeng yang populer di masa depan? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Kelengkeng Gading, dengan rasanya yang manis dan daging buahnya yang segar, tidak hanya menggoda lidah, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Buah ini mengandung sejumlah nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin B kompleks, serat, dan antioksidan. Konsumsi kelengkeng Gading secara teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan kulit, meningkatkan pencernaan, dan melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.

Tips Budidaya Kelengkeng Gading

Jika Anda tertarik untuk membudidayakan kelengkeng Gading, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

  1. Pemilihan Lokasi: Pilih lokasi yang memiliki ketinggian antara 200 hingga 400 meter di atas permukaan laut. Kelengkeng Gading tumbuh lebih baik pada suhu yang tidak terlalu panas.
  2. Persiapan Tanah: Siapkan tanah yang subur dan kaya akan bahan organik. Pastikan tanah memiliki drainase yang baik untuk mencegah genangan air.
  3. Penanaman: Lakukan penanaman dengan jarak yang cukup antara pohon, sekitar 6 hingga 8 meter. Berikan dukungan pada pohon muda agar cabang dan rantingnya dapat tumbuh dengan baik.
  4. Perawatan: Berikan pupuk secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Pastikan tanaman mendapatkan penyiraman yang cukup dan teratur.
  5. Pemangkasan: Lakukan pemangkasan yang tepat untuk menjaga bentuk dan pertumbuhan tanaman. Pemangkasan juga membantu udara dan sinar matahari masuk dengan baik ke dalam tanaman.
  6. Perlindungan: Lindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit dengan menggunakan metode pengendalian yang tepat. Perhatikan tanda-tanda kerusakan pada daun atau buah, dan lakukan tindakan pencegahan yang diperlukan.

Dengan mengikuti tips budidaya di atas, Anda dapat meningkatkan potensi pertumbuhan dan produksi buah dari kelengkeng Gading.

Kelengkeng Gading yang segar dan lezat dapat dinikmati secara langsung sebagai camilan sehat, atau digunakan dalam berbagai hidangan dan minuman. Berikut adalah beberapa rekomendasi penggunaan kelengkeng Gading:

  • Salad Buah: Potong kelengkeng Gading menjadi bagian-bagian kecil dan tambahkan dalam campuran salad buah segar. Buah ini akan memberikan rasa manis yang menyegarkan pada salad Anda.
  • Jus Segar: Buat jus segar menggunakan kelengkeng Gading sebagai salah satu bahan utama. Kombinasikan dengan buah-buahan lainnya seperti jeruk atau semangka untuk mendapatkan minuman yang menyehatkan dan lezat.
  • Makanan Penutup: Gunakan kelengkeng Gading sebagai hiasan pada kue, es krim, atau yogurt. Buah ini akan memberikan sentuhan manis dan tampilan yang menarik pada makanan penutup Anda.
  • Campuran Kuliner: Tambahkan kelengkeng Gading dalam hidangan kuliner, seperti tumisan, kari, atau masakan asam manis. Buah ini akan memberikan aroma dan rasa yang unik pada masakan Anda.

Dengan eksperimen kreatif, Anda dapat menemukan berbagai cara menikmati kelengkeng Gading dan menambahkan kelezatan buah ini dalam hidangan Anda.

Kesimpulan

Kelengkeng Gading merupakan varietas baru yang menarik perhatian dalam dunia perkebunan buah-buahan. Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan statusnya sebagai jenis baru, tanaman ini menunjukkan potensi yang menarik dengan keunikan karakteristiknya. Dengan rasanya yang manis dan daging buah yang segar, Kelengkeng Gading memiliki daya tarik yang tinggi bagi pecinta buah lengkeng.

Budidaya Kelengkeng Gading dapat dilakukan dengan pemilihan lokasi yang tepat, persiapan tanah yang baik, perawatan yang teratur, dan perlindungan dari serangan hama dan penyakit. Dengan mengikuti tips budidaya yang tepat, potensi pertumbuhan dan produksi buah dari kelengkeng Gading dapat ditingkatkan.

Kelengkeng Gading juga memiliki beragam penggunaan, mulai dari dikonsumsi langsung hingga dijadikan bahan dalam hidangan dan minuman. Kreativitas dalam penggunaan buah ini dapat memberikan variasi pada makanan dan minuman yang Anda buat.

Dengan potensi bisnis yang menjanjikan dan manfaat kesehatan yang dimilikinya, Kelengkeng Gading merupakan pilihan menarik untuk dikembangkan dalam dunia perkebunan buah-buahan.

Lebih baru Lebih lama