Budidaya Tani

Cara Mengendalikan Getah Kuning Pada Buah Manggis

Bagai nila setitik yang merusak susu sebelanga. Itulah getah kuning yang menjadi momok bagi pekebun manggis. Ia menodai sang ratu buah hingga pasar pun menolaknya.

Celakanya kemunculan noda itu sulit dicegah. Amelia Kahanjak Binti, pekebun di Sukaharja, Bogor, mencegah kehadiran gamboge alias getah kuning dengan kapur dan belerang agar saat dijual harga manggis tidak mengalami penurunan.

Melia mengelola 2.000 pohon 270 di antaranya berasal dari bibit sambung pucuk. Tanaman berumur rata-rata 7 tahun itu telah 3 kali berbuah. Sejak umur 2 tahun, batang pohon dilumuri rebusan campuran belerang dan kapur gamping[efn_note]Kurniadinata, Odit Ferry, et al. “Mengatasi Cemaran Getah Kuning pada Buah Manggis (Garcinia mangostana) dengan Aplikasi Kalsium dan Teknologi Lubang Resapan Biopori.” Jurnal Hortikultura, vol. 26, no. 1, June 2016, pp. 59–66. ejurnal.litbang.pertanian.go.id, doi:10.21082/jhort.v26n1.2016.p59-66.[/efn_note]. Batang bebas getah kuning. Ketika buah dipetik pun mulus, tanpa noda gamboge. Benarkah ramuan itu mampu mencegah getah kuning?

Menurut pakar manggis Dr Reza Tirtawinata MS, gamboge terjadi lantaran pembuluh getah pecah. Pembuluh itu terletak di bawah permukaan kulit dalam yang berwarna merah muda. Penyebab pecahnya antara lain lantaran benturan keras atau buah jatuh. Maklum kulit luar relatif keras sehingga pembuluh getah mengeluarkan eksudat kur “Prosesnya mirip gegar otak,” ujar Reza.

Faktor Pemicu dan penyebab

Buah manggis muda

Pemicu lain Antara lain, Karena tekanan air yang amat besar misalnya karena hujan pembuluh pun pecah. “Pertanyaannya adalah mengapa sulfur dan kalsium di batang dapat mencegah pecahnya pembuluh getah pada buah?” ujar alumnus Institut Pertanian Bogor. Sulfur merupakan zat yang dikandung belerang; kalsium, kapur [efn_note]Tanari, Yulinda, et al. “Aplikasi Kalsium Dan NAA Untuk Mengendalikan Getah Kuning Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.).” Jurnal Hortikultura Indonesia, vol. 9, no. 1, Apr. 2018, pp. 10–18. journal.ipb.ac.id, doi:10.29244/jhi.9.1.10-18.[/efn_note].

Reza menyarankan untuk meriset kulit bagian dalam. Boleh jadi kedua zat itu menyebabkan elastisitas pembuluh getah lebih tinggi sehingga tak mudah pecah. Namun, itu harus dibuktikan lewat riset. Atau karena batang dilumuri sulfur dan kalsium sehingga lebih panas. Dampaknya transformasi air lebih sedikit.

Apa pun relasinya, “Kalau perlakuan itu berdampak positif, teruskan saja,” ujar pria kelahiran 29 November 1958. Jika Anda tertarik mencoba.
inilah trik Amelia melumuri batang Garcinia mangostana

Keterangan gambar

  1. Bahan baku untuk mengatasi serangan gamboge adalah kapur gamping, belerang, dan air. Perbandingannya 1:2:10.
  2. Rebus air dengan api kecil hingga mendidih. Perlahan-lahan masukkan belerang ke dalamnya. Aduk hingga rata sehingga aroma tajam menguar dan warnanya kekuningan.
  3. Sekarang tambahkan kapur yang sebelumnya telah diencerkan dan saring untuk memisahkan kotoran. Aduk kedua campuran Itu hingga merata dan warnanya berubah kuning kemerahan.
  4. Secara periodik aduk campuran Itu.Lakukan selama sejam. Matikan api dan tunggu sampai ramuan Itu dingin dengan sendirinya.
  5. Bersihkan batang dan cabang pohon manggis. Kalau perlu disikat. Hindari perlukaan selama pembersihan itu.
  6. Setelah dingin, oleskan ramuan ke sekujur batang dan cabang manggis.

Menurut Arif Supardi, manajer opersional kebun milik Amelia Kahanjak Binti, frekuensi pelumuran 1 sampai 2 kali setahun. Biasanya campuran itu dioleskan pada musim kemarau, sekitar Juli sampai Agustus. Berdasar pengamatannya, getah kuning di permukaan batang muncul saat itu. Namun, boleh jadi di sentra lain munculnya gamboge pada musim berbeda. Dengan cara itu selama ini manggis hasil panen bebas getah kuning.

Pandu Dwilaksono