Cara mudah menjinakan burung lovebird

Dengan sekali siul seekor lovebird kacamata berbulu indah langsung nemplok di kepala, lalu menyusup di antara rambut. Ia mengerti betul tanda panggilan yang diberikan Gregory Ivan Lowas. tuannya. Manja dan jinak sekali, sehingga ketika dielus pun tak menunjukkan sikap agresif. Bahkan, lovebird satu-satunya itu bisa bicara layaknya nuri.

Pemandangan seperti itu boleh dibilang langka. Pasalnya, lovebird termasuk burung yang susah dijinakkan. Ketika akan ditangkap pasti menggigit atau bersembunyi di kotak kandang, sekalipun sudah dipelihara bertahun-tahun.

“Nih, luka bekas gigitan kemarin. Pokoknya lovebird tak bisa jinak begitu saja tanpa perlakuan khusus,” ungkap Liu Kwee Hauw, peternak lovebird di Jelambar, Jakarta Barat.

Keberhasilan Ivan menjinakkan lovebird memang bukan yang pertama kali. Dulu Nelson Yusuf, hobiis di Bandung pernah melakukannya. Keempat lovebirdnya yang dibiarkan berkeliaran di ruang tamu bisa makan di tangan. Hanya saja, karena dikhawatirkan terbang jauh, bulu sayap panjangnya dipotong.

Contents

lovebird hand feeding

Lovebird Ivan sayapnya tetap utuh. “Tidak terbang jauh, tuh. Setiap saya siulin atau mendengar bunyi piring bertalu dengan sendok langsung menghampiri,” cerita Ivan. Sehabis makan, lovebird paling terbang di seputar kandang, loncat dari pohon ke pohon,atau masuk dan keluar rumah.

Menurut Ivan tembok yang mengelilingi halaman rumah bukan alasan untuk tidak menyebabkan lovebird kabur. Naluri lovebird-lah yang membuat ia betah. “Di luar kari ia pasti mati karena tak bisa mencari pakan sendiri,” lanjutnya.

Karena alasan itu lovebird yang hendak dijinakkan mutlak yang masih piyik, berumur sekitar 3 minggu. Lebih kecil lebih baik, tapi risiko mati terlalu tinggi. Lovebird dewasa hampir tak mungkin dijinakkan.

Piyik ini diberi makan dengan cara disuapi alias hand feeding. “Saya melakukannya setiap 2 jam sekali sepanjang siang. Malamnya lovebird tidur,” tutur penggemar anjing yang tinggal di Cipayung, Jakarta Timur itu.

Seandainya kesempatan terbatas, misal karena bekerja atau bepergian jauh bisa diganti orang lain. Istri, anak, dan pembantu bisa ditugasi untuk menyuapi. Cara itu bahkan lebih baik karena lovebird bisa mengenal lebih banyak tuan.

Pakan yang diberikan Ivan hingga umur 2 bulan berupa bubur bayi Cerelac, supaya lebih praktis. Berikan sampai kenyang, ditandai mulut tak menganga lagi, dan temboloknya besar. Selesai diberi pakan burung ditempatkan dalam
tangkringan sambil dielus dan diajak ngomong.

lovebird Bisa jinak seperti burung lain
Bisa jinak seperti burung lain

Perlakuan ini minimal 2 kali dalam sehari selama 10 menit. Menginjak umur dua bulan pakan berupa biji-bijian seperti milet, kenari, jewawut, serta biji matahari mulai diperkenalkan. Semua itu diberikan di telapak tangan.

Memelihara Lebih dari satu

Memasuki umur 2 bulan lovebird yang tumbuh normal mulai belajar terbang. Saat ini paling tepat untuk melatih kepekaan, seperti panggilan makan dengan bunyi piring maupun siulan.

Pada awal latihan cukup dimulai dari jarak 0,5m. Hari berikutnya lm, kemudian 2m, dan terus ditingkatkan sejalan dengan kemampuan terbangnya.

Jangan lupa setiap berhasil menyelesaikan latihan, burung diberi pujian walau sebatas ucapan dan sebutir biji bunga matahari pakan kesukaan. Tujuannya agar burung tetap bergairah melakukan latihan, sekaligus diajari berkomunikasi.

“Bicara soal jinak sebenarnya sejak burung mulai belajar terbang. Buktinya ia diam saja tidak terbang dan berontak ketika dipegang. Namun, bila diharapkan mampu menerima intruksi serta bisa ngomong, tergantung kepada intensitas latihan yang diberikan,” kata Ivan.

Selain itu tingkat kecerdasan burung tidak sama, walau sebenarnya ia datang mendengar siulan atau bunyi piring hanya karena kebiasaan. Yang jelas lovebird satu-satunya milik Ivan bisa melakukan semua itu pada saat berumur 5 sampai 6 bulan.

“Semula 3 piyik lovebird yang saya bawa dari Cibubur, tapi 1 mati selang beberapa hari dipelihara, dan 1 lagi setelah berumur 2 bulan. Yang mati terakhir akibat kecelakan sewaktu belajar terbang,” jelas Ivan yang juga mencoba menjinakkan parot, parkit dan lori.

Bila ketiga-tiganya hidup mungkin proses latihan bisa berlangsung lebih singkat. Pasalnya satu sama lain akan saling bersaing.

Memang sebaiknya lebih dari satu lovebird yang kita pelihara. Bahkan kalau memungkinkan sekaligus satu sarang, 4 sampai 5 ekor, mereka tidak akan kesepian,” saran A Hauw panggilan akrab Liu Kwee Hauw.

Sifat jinak yang sudah dimiliki lovebird ini bisa abadi, asal tidak disatukan dengan lovebird liar. Sebab, kecenderungan berubah sifat cukup besar bila lingkungan memungkinkan.

Sehingga alangkah bijaksana bila 1 sampai 2 jam setiap hari Anda menyempatkan untuk bermain dengannya dengan begitu proses menjinakan burung lovebird akan lebih cepat. Toh tidak ada ruginya karena lovebird selain warnanya enak dipandang mata, enak juga diajak bercanda.

Halaman terakhir diperbaharui pada 16 November 2021

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.