Corak Warna Baru Si lili Pedang

Bersiaplah terpesona pada penampilan gladiol terbaru: warna bunga kombinasi kuning dan ungu, tepi bunga bergelombang. Harap maklum varian kuning pada si bunga pedang masih jarang.

Perpaduan dua warna ini pertama kali lahir di Indonesia,” tutur pemulia gladiol di Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Cianjur, Jawa Barat, Ir Dedeh Siti Badriah MSi. Khotib, perangkai bunga di Rawabelong, Jakarta Barat, mengatakan di tanah air variasi warna bunga gladiol relatif sedikit. Bahkan untuk warna kuning baru varietas golden boy yang populer.

Itu yang mendorong Dedeh merakit gladiol berwarna kuning mulai 2005. Untuk mendapatkan silangan baru itu Dedeh mempertemukan tetua jantan bernama priscilla dan induk betina klon bernomor 646-15. Priscilla salah satu varietas asal Belanda yang didatangkan Balithi pada 1989. Sedangkan 646-15 didatangkan bersama 9 varietas lain pada 1999.

Kedua tetua itu diharapkan menurunkan karakter bunga unik. Terutama dari segi warna bunga pada daun mahkota atas. Priscilla memiliki warna putih tepi merah muda sementara 646-15 berwarna merah berpadu kuning. Kombinasi keduanya melahirkan gladiol baru berwarna paduan kuning dan ungu yang diberi nama nurlaila. Selain warna, nurlaila juga mewarisi beberapa karakter kedua tetuanya.

Bunga besar dan warna kuat, menjadi keunggulan gladiol pada rangkaian bunga
Bunga yang besar dan warna kuat, menjadi keunggulan gladiol pada rangkaian bunga

Di antaranya, posisi bunga pada tangkai tegak, susunan kuntum bunganya simetris dan saat mekar bunganya rapat Sementara panjang tangkai diwarisi dari prisciila, 85,5-130,5 cm. Jumlah kuntum bunga 10-11 dan diameter bunga mekar 9-11 cm. Nurlaila juga tahan terhadap penyakit layu fusarium.

Kelas tertinggi

Berbarengan dengan nurlaila, hadir pula nurfitri. Gladiol itu memiliki warna bunga putih berpadu kuning. Sepintas penampilannya mirip nova lux, varietas asal Belanda yang lebih dulu dibudidayakan pekebun di tanah air. “Hanya saja, tepi bunga berbentuk keriting dan warna kuning lebih cerah,” tutur Dedeh.

Nurfitri lahir dari hasil persilangan antara klon bernomor 623-1 sebagai pejantan dengan 646-15, induk betina. Keduanya didatangkan dari Belanda bersama varietas 646-15, induk nurlaila. Karakter tegak saat posisi bunga pada tangkai, susunan kuntum bunga simetris, dan kerapatan saat bunga mekar diwarisi dari kedua tetuanya. Jumlah 8-14 kuntum bunga per tangkai mendekati induk jantan yang memiliki 8-16 kuntum.

Berdasarkan Standar Nasional Indonesia, panjang tangkai nurlaila dan nurfitri masuk kelas AA. Kelas AA merujuk pada gladiol dengan tangkal bunga di atas 95 cm. Panjang tangkai nurlaila bisa mencapai 130,5 cm sementara nurfitri 123 cm. Jumlah kuntum bunga keduanya tergolong kelas A, yaitu memiliki 14 kuntum bunga dalam satu tangkai.

Merujuk pada standar mutu internasional yang dikeluarkan oleh The North American Gladiolus Council, nurlaila dan nurfitri termasuk kelas fancy. “Ini kelas tertinggi pada standar internasional,” kata Dedeh. Gladiol kelas fancy memiliki panjang tangkai bunga di atas 107 cm dengan lebih dari 16 kuntum bunga per tangkai.

Keterangan setiap nomor urut:

  1. Posisi bunga pada tangkai
  2. Susunan kuntum bunga
  3. Kerapatan bunga mekar
  4. Diameter bunga mekar (cm)
  5. Jumlah kuntum bunga per tangkai
  6. Panjang tangkai bunga (cm)

Permintaan saat Imlek makin ramai

Kehadiran nurlaila dan nurfitri kabar baik buat pemain gladiol. Bunga tanaman anggota famili Iridaceae itu salah satu bunga potong penting di tanah air.

“Ukuran bunga besar dan warna kuat sehingga cocok dipakai dalam rangkaian,” kata Khotib. Menurut Wendy Mandik, ketua Lembaga Sertifikasi Kompetensi Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral, para perangkai menggunakan bunga gladiol karena harganya relatif murah, warna bagus, dan relatif mudah didapat. “Gladiol biasanya digunakan untuk rangkaian bunga berkarakter lurus,” tuturnya. Khotib biasa menggunakan gladiol berwarna merah dan putih untuk rangkaian pesta pernikahan, kuning untuk rangkaian belasungkawa.

Pengalaman Abdul Wadud, pekebun di Salabintana, Sukabumi, Jawa Barat, permintaan gladiol biasanya naik pada perayaan Tahun Baru Imlek “Pada bulan lain permintaan yang masuk hanya 1.000 tangkai per minggu. Saat Imlek naik jadi 10.000 tangkai per minggu,” kata pekebun yang secara turun-temurun menanam gladiol itu. Harga bunga asli Afrika Selatan itu juga naik dua kali lipat menjadi Rp1.000/tangkai. Semula, Rp500 per tangkai.

Permintaan bunga lili pedang itu juga naik pada hari raya keagamaan lain seperti Idul Fitri dan Natal. “Rata-rata volume permintaannya sama dengan saat Imlek, cuma warna bunganya berbeda,” kata Wadud. Pada saat Imlek, bunga gladiol berwarna merah yang diminati, sementara Natal, putih. Nurlaila dan nurfitri dengan sosok baru bisa jadi pilihan.

Halaman terakhir diperbaharui pada 1 Desember 2021

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.