Site icon Budidaya Tani

Kamfa Bongsor Kreasi Baru dari Ipoh

Di Perak Flower Horn Open Competition pada November, The Legend of Kamfa dewasa anyar muncul dengan panjang tubuh 60 cm. Padahal selama ini panjang maksimal kamfa dewasa, 1,5 tahun, rata-rata cuma 40 sampai 45 cm. Itulah salah satu pendatang baru dari Ipoh, Malaysia.

Wajar bila di kontes setingkat provinsi itu gelar juara grup B. di atas 15 cm diboyong pulang. Tidak ada satupun lawan dari jenis lou han lain mampu menandingi sosok kamfa baru itu. Dengan selisih panjang sekitar 15 sampai 20 cm. The Legend of Kamfa tampak seperti raksasa saat disanding dengan sesama kamfa lain.

Lantaran besar, bobot tubuh ikan pun meningkat, rata-rata 2,5 sampai 3 kg. Toh,gerakan kamfa keabu-abuan bergaris hitam itu tidak kaku dan lemah. Ia tetap gesit dan lincah meski memang agak lambat daripada lou han lain.

Silangan lain

Kamfa pelangi, ukuran 5 cm

Kamfa bongsor itu lahir dari hasil silangan hua lou han yang kondang bertubuh besar, rata-rata 50 cm. “Induk jantan hua lou han dari mermaid dan betina dari golongan cin hua,” ucap Karim dari Wahidin Akuarium di Jakarta Barat.

Pejantannya harus hua lou han, itu seakan sudah seperti harga mati kalau mau memunculkan kamfa bongsor itu. Terbukti, silangan-silangan lain tanpa jantan hua lou han mermaid sampai kini belum bisa menandingi panjang The Legend of Kamfa. Ada percobaan menyilangkan dengan induk cen cu asli. Beberapa penangkar di Malaysia mencoba membuat kamfa raksasa. Harapannya,sosok panjang dari cen cu menurun pada anaknya. Tetapi usaha itu gagal.

Panjang tubuh bukan satu-satunya kelebihan The Legend of kamfa. Sesudah dewasa, 1,5 tahun, sirip atas dan sirip ekor itu tidak bakal turun seperti dialami pendahulunya. Struktur tulang rawan kedua sirip ikan jebolan penangkar Ipoh itu lebih kokoh.

Pola pertumbuhannya pun cukup unik. Sampai menginjak bulan ke8, panjang badan sama seperti lou han lain. Tetapi begitu memasuki bulan ke -9 sampai umur setahun, pertumbuhannya melesat drastis. Setiap bulan rata-rata bertambah panjang 5 sampai 7 cm sebelum berangsur stagnan. Pertumbuhan itu memang tak lepas dari pakan yang diberikan. Begitu masuk bulan ke sampai 9, seekor anak kodok rutin disantap setiap hari.

Sedikit yang jadi

Sulit menghasilkan The Legend of Kamfa baru. Satu lubuk berisi 700 ekor burayak yang perlu diseleksi. Pada seleksi pertama itu kamfa harus memiliki kriteria: bermata kecil daripada cen cu, mulut halus dan berbibir tipis, dengan marking tebal. Cuma sekitar 10% ikan yang lolos dari saringan awal ini.

Memasuki umur 2,5 bulan atau panjang 5 cm, ikan diseleksi lagi. Yang lolos adalah ikan yang saat diraba ada tonjolan, cikal bakal kepala nongnong. Termasuk juga ikan yang tidak pudar coraknya. Pada tahap ini sekitar 30% ikan
kembali lolos. Tidak ada jaminan ikan yang lolos bisa mencapai panjang seperti The legend of Kamfa bongsor itu. “Paling-paling yang jadi 3 sampai 4 ekor ikan saja setiap lubuk,” ucap Karim.

Karena itu pula tidak heran bila harga The Legend of Kamfa terbilang tinggi. Untuk ukuran 8 sampai 10 cm, rata-rata Rp 10-juta per ekor. Sayang, sosok yang kecil sulit dibedakan dengan sesama lou han lain. Faktor kepercayaan paling berperan saat transaksi.

Lima warna

Ketimbang kamfa-kamfa lain, penampilan kamfa lima wama boleh jadi paling impresif. Perpaduan biru, kuning, keemasan, hijau, dan oranye di sekujur tubuh membikin kamfa keluaran penangkar di Ipoh itu tampak elegan. Apalagi saat berenang kilauan mutiara tampak hidup.

Sayang, sampai kini belum terungkap asal silangan lou han itu. Menurut Jongkie dari Water World Aquarium di Jakarta, peternak di Malaysia pun kesulitan memperoleh kamfa lima wama itu. Cara yang mungkin ditempuh hanya memasang telinga lebar-lebar jikalau ada kolektor yang berani melepas.

Indikasi lain sulitnya dijumpai kamfa lima wama adalah jarang ada yang tampil di kontes. “Kamfa lima wama yang saya beli juara di kontes lou han di Sungai Wang, Malaysia, setahun lalu” ucap Jongkie. Setelah kontes itu ia mengaku tak pernah melihat lagi kamfa lima wama di semua arena kontes.

Kelangkaan itu lalu memunculkan kamfa lima wama palsu. Red synspilum atau golden red berukuran 8 sampai 10 cm bisa dianggap sebagai kamfa pancawarna. Maklum pada ukuran tersebut kedua sosok lou han itu sulit dibedakan dengan kamfa lima wama.

Kemalau

Variasi kemalau dengan mutiara bak cacing

Selain The legend of kamfa, pada Perak Flower Horn Competition itu juga dirilis kamfa kemalau. Kemalau bisa berarti kemilau. Memang saat berenang bintik-bintik mutiara keemasan tampak bersinar. Beberapa variasi dari kamfa kemalau itu terlihat lebih manis dengan ukiran mutiara bak cacing di dekat insang.

Kamfa jebolan penangkar di Ipoh itu merupakan silangan sesama cen cu. Wajar bila di tubuh terdapat wama merah, khas cen cu. Sirip atas dan sirip ekor yang dimiliki berstruktur seperti the legend of kamfa. Saat berukuran besar kedua sirip itu tidak akan turun.

Di Malaysia, kemalau berumur 1,5 tahun dijual RM 130.000 setara Rp305-juta. Di gerai-gerai lou han di seputaran Jakarta, kamfa kemalau baru sedikit beredar. Yang dijual rata-rata berukuran 4 sampai 6 cm seharga Rp 1-juta sampai Rp 1,2-juta.

Exit mobile version