Koleksi Variegata di Satu Taman

Chandra Gunawan memakai pola variegata sebagai eye of catcher. Tak tanggung-tanggung, seluruh tanaman diisi tanaman belang seperti durian belang, manggis belang, jambu biji belang, angsana belang, dan drasena belang

Saat memasuki taman seluas 400 m2, Trubus seakan diajak masuk ke suatu galeri seni. Beragam tanaman dengan sosok daun aneh dan artistik “dipajang” di sana. Layaknya sebuah karya seni, setiap tanaman membawa pesona. Tak ada dua tanaman yang sama.

“Saya menyebutnya white garden,” kata pemilik Godong Ijo Nurseri itu. Chandra membutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk mengumpulkan elemen taman. Tak sembarang tanaman variegata bisa masuk galerinya.

tanaman Pule alami mutasi ganda
Pule alami mutasi ganda

Hanya yang bersifat langka dan aneh saja. Untuk itu ia harus berburu ke beberapa negara dan daerah di Indonesia. Keuletannya ternyata tak sia-sia. Beragam koleksinya terhitung langka dan “bernilai seni” tinggi.

Contents

Jambu variegata

Di bagian terluar taman terlihat deretan drasena aneka corak. Satah satunya, drasena “Song of Java”. Pendatang baru yang bersaudara dengan drasena “Song of India” itu bercorak variegata cantik.

Daun-daun muda di bagian pucuk berwarna putih kehijauan. Makin ke bawah terjadi gradasi warna dari putih ke hijau tua. Sampai akhirnya muncul dominan hijau tua di bagian bawah tanaman.

Di samping drasena, tampak sosok jambu biji variegata. Motif belang tanaman yang dibeli dari pedagang asal Thailand itu terhitung eksklusif. “Jenis variegata jambu biji yang ini beda dengan yang pernah ada. Variegatanya ada di bagian pinggir daun,” ujar Chandra.

Beralih ke sisi lain, jenis tanaman makin banyak dan variatif. Daun helikonia yang biasanya kalah pamor ketimbang seludang bunga, tampil beda. Warna hijau tua berbaur hijau muda cerah, membuat daun helikonia itu tampak memikat.

Jenis Durian variegata produk lokal
Durian variegata produk lokal

Tekstur daun serupa ditemui pada spatifilum. Ia istimewa, karena variegata yang timbul berwarna kuning bukan putih. Untuk mendapatkannya juga tak gampang, harus diimpor dari New Zealand.

Warna kontras

Yang tak kalah menarik, jenis buah-buahan variegata. Sebut saja durian, manggis, jambu air mawar, melinjo, asam jawa, dan nangka. Dengan daun yang relatif lebar, motif belang manggis paling mencolok. Permukaan mengkilap, kontrasnya warna hijau di bagian tengah dan tepian putih berpadu harmonis.

Dilihat dari bentuk daun, sukun paling atraktif. Uniknya dominasi warna mutasi justru menguasai permukaan daun Artocarpus altilis. Warna hijau tua yang menjadi ciri khasnya nyaris pudar.

Pohon besar yang juga dihadirkan di taman itu adalah keben (Baringtonia asiatica). Tanpa sengaja Chandra yang mengoleksi lebih dari 100 jenis tanaman variegata itu menemukannya di Pluit, Jakarta. “Ini hadiah dari teman saya,” kata pria yang mengaku paling bangga dengan koleksinya itu.

Motif cantik “kulit luar” daun juga terpancar dari tanaman jati yang masih terhitung muda. Daun yang lebar makin mencolok dengan hiasan warna hijau berbingkai putih bersih.

Palem belang

Berbagai jenis palem, mulai palem merah (Cyrtostachys lacca), palem jepang (Ptycospermae macarthonii), sampai palem kol (Licuala grandis) juga menampilkan corak menarik. Meski tak stabil, perpaduan hijau dan kuning di helaian daun terlihat unik.

Pemandangan taman itu ditutup dengan kecantikan ganda pule (Alstonia sp). Kalau tanaman biasa berdaun hijau tua, jenis ini mengalami mutasi warna. Tak lagi hijau, tetapi berubah menjadi keabuan. Dedaunan yang tumbuh kompak bermotif variegata totol-totol, mirip tanaman terkena penyakit.

Halaman terakhir diperbaharui pada 26 Oktober 2021

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.