Budidaya Tani

Menakar Kualitas Ryukin Terbaik

Kelas ryukin merupakan kategori yang menyedot banyak peserta di setiap kontes maskoki baik di tanah air maupun di mancanegara. Prestasinya pun tak kalah gemerlap.

Di berbagai kontes ia tampil sebagai grand champion seperti ryukin milik Welly Luxsa di kontes Jogja Ornamental Fish Fiesta 2018 dan Zhu Ping asal Cina di ajang bergengsi Aquarama 2018 di Singapura.

Ryukin alias tossa diakui paling populer setelah ranchu. Carassius auratus yang berasal dari kota Tosa di Jepang itu memiliki sosok elegan dan tubuh bulat bak pesumo.

Corak tubuh dan ekor pun bervariasi. Corak ryukin terdiri dari merah-putih, merah, biru, perak, sakura, dan kaliko. Sirip ekor dibedakan berdasarkan panjang sirip, ekor pendek dan ekor panjang.

  1. Kepala
  2. Kepala yang bagus harus lurus ke depan dan meruncing seperti segitiga bila dilihat dari atas. Ukuran kepala proporsional tidak boleh terlalu besar. Di lomba nilai tertinggi diberikan untuk ryukin berkepala kecil.

  3. Mulut dan mata
  4. Lebar mulut dan mata harus wajar dan tampak proporsional. Kedua ujung mulut saat ditarik garis lurus tampak sejajar. Mata membentuk bulatan penuh bak bola.

  5. Punuk
  6. Yang khas, ryukin harus memiliki punuk alias hump tinggi. Jika ditarik garis, punuk itu berawal dari titik leher hingga membuat satu lengkungan ke pangkal ekor tampak seperti busur panah. Posisi jatuhnya busur di pangkal ekor harus sejajar pangkal punuk.

    Tujuannya agar ikan dapat berenang seimbang. Titik jatuh yang terlalu tinggi menyebabkan tossa berenang nungging. Jika posisi busur kerendahan berakibat tossa berenang dengan kepala mendongak ke atas.

  7. Perut
  8. Bentuk perut pun harus seperti busur. Jika diamati secara keseluruhan tubuh menyerupai lingkaran elips (lingkaran yang dimampatkan dari 2 sisi). Proporsi perut juga perlu dicermati. Perut terlalu besar berakibat ikan tidak dapat berenang normal.

  9. Sirip anal simetris
  10. Sirip tidak boleh patah dan terlipat. Sirip anal tidak mendulang poin tinggi. Penilaian sirip anal sebatas memastikan bila sirip itu simetris. Atau berada di tengah-tengah pada tossa yang bersirip anal tunggal.

  11. Sirip ekor
  12. Sirip ekor atau caudal fin mendapat nilai lebih tinggi karena berpengaruh terhadap cara berenang. Caudal fin harus membentuk sudut yang lebar dari sisi sirip paling atas dan sirip di bawahnya.

    Saat dipandang dari atas dan samping, posisi sirip ekor tidak boleh terlihat menguncup. Sudut lebar pada ikan selain mempengaruhi gaya renang juga berfungsi menutupi sirip anal.

  13. Sirip punggung
  14. Sirip punggung alias dorsal fin berbobot nilai sama seperti sirip ekor. Maklum, keindahan ryukin tampak sangat jelas saat dorsal fin ikan berdiri tegak dengan ukuran panjang proporsional.

Yudi Anto