Budidaya Tani

Menanam Makadamia di Kebun Kita

Benar-benar buah tahan banting. Dibanting berkali-kali pun, biji Macadamia yang cuma seukuran kelereng tak pecah. Tekstur tempurung buah, sekeras batu sehingga ketika disemaikan sulit berkecambah. Oleh karena itu benih lolos seleksi dioven pada suhu 40°C selama 5 hari berturut-turut, tanpa jeda. Supaya resisten ganyangan hama dan penyakit, setengah jam benih direndam dalam larutan kalium trinitrat 0,2%.

Teknologi pemanasan benih itu hasil riset Dr Maharani Hasanah dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik, Bogor. Hasilnya,daya kecambah benih meningkat 23%. Jika sebelumnya rata-rata daya kecambah hanya 42%, dengan pengovenan melambung hingga 65%. Waktu perkecambahan juga lebih singkat hanya 5 hari; sebelumnya, 7 hari. Benih lantas dibenamkan dipersemaian berupa pasir halus yang telah diayak.

Nampan, gelas plastik bekas kemasan air mineral, atau polibag dapat dimanfaatkan sebagai persemaian. Bila disemai di atas nampan berisi pasir setebal 20 cm, jarak tanam 10 cm x 10 cm. Posisi benih melintang antara garis helium dan mikrofil. Helium bagian bergabus pada permukaan biji, seperti pusar yang menghubungkan daging buah dan biji. Sedangkan mikrofil bertanda putih pada sisi yang berlawanan dengan helium.

Tutup lubang tanam dengan pasir setebal 2 cm. Bila disemaikan di tanah, perlu naungan agar selalu lembap. Suhu dipertahankan 30 sampai 35°C. Siram rutin setiap hari untuk mempercepat perkecambahan. Menurut Ir Titoboma MSc, periset Macadamia di Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan, penyiraman mempercepat pembelahan tempurung.

Pupuk Yang Di Butuhkan


Sebulan disemaikan, biji berkecambah. Minimal terdapat 2 daun, bibit siap pindah ke polibag 20 cm x 30 cm. Media berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Sebulan kemudian muncul 10 daun tunggal. Pada bulan ke-2 di polibag, bibit setinggi 30 cm Setiap tahun dosis ditingkatkan 450 g NPK dan 45 g Urea per tanaman. Pemberian pupuk susulan setiap 6 sampai 8 minggu antara September dan Maret.

Anggota famili Proteaceae itu memerlukan kelembapan tinggi di siang pertumbuhan lambat dan produksi rendah,” kata Tirtoboma. Irigasi menggunakan tekanan air 0,6 bar berkedalaman tanah 76 cm berjarak 1,8 m dari pangkal batang. Kebutuhan air sebuah pohon muda (kurang dari 10 tahun) 9,5 liter; pohon dewasa sampai berumur lebih dari 10 tahun sampai , 19 liter per hari. Dengan irigasi peningkatan produksi pada musim hujan 10%; kemarau, 50%.

Hama Yang Kerap Menganggu


Di mancanegara organisme pengganggu Macadamia relatif banyak. Di sentra Macadamia di Waikea, Hawaii, misalnya, serangga hijau Nezara viridula, ulat Cryptophlebia illepida, C. ombrodelta, dan penggerek Hypothenemus obcurus menyerang buah dan biji. Cendawan Botrytis cinerea menyerang bunga tua. Suhu 18 sampai 22°C dan kelembapan 100% kondisi terbaik bagi cendawan berbiak. Untuk mengatasi cendawan, hindari kelembapan terlampau tinggi.

Phythopthora cinnamomi menyebabkan kanker batang. Cendawan itu menyerang pangkal tanaman hingga pucuk. Bagian terserang bergetah berwarna hitam,kemudian retak, dan mati karena kambium rusak. Selain itu ukuran batang mengecil dan muncul tunas di batang bawah. Menurut Maharani Hasanah, di Indonesia serangan hama dan penyakit belum ditemukan. Boleh jadi lantaran populasi di Indonesia relatif kecil meski Macadamia diperkenalkan sejak 1940.

Itulah sebabnya Macadamia tetap adaptif dan mampu berproduksi meski perawatan sekadarnya. “Di sini tak perlu pemeliharaan intensif pun sudah berbuah,” kata Ade Tatang Baihaqi, wakil administratur Perkebunan Gedeh, Cianjur, Jawa Barat. Perkebunan Gedeh mengelola 300 pohon Macadamia yang kini berumur 6 tahun. Tanaman asal biji berbuah perdana pada umur 6 tahun; bibit okulasi, 4 sampai 5 tahun. Buah Macadamia siap tuai 6 sampai 7 bulan setelah pembungaan.

Volume produksi panen perdana 1 kg per pohon. Setelah 4 kali berbuah, produksi meningkat 10 sampai 30 kg per tahun. Jika populasi 1 ha 256 pohon, total produksi 7,68 ton. Panen dengan mengumpulkan buah jatuh ke tanah. Buah yang akan dimanfaatkan sebagai benih, mesti matang fisiologis. Saat itu kadar air 23,48% dan daya berkecambah 57%. Kriteria warna kulit buah hijau tua dan tempurung cokelat tua. Sebelum disimpan, benih dikeringkan hingga berkadar air 12 sampai 14%.

Buah konsumsi dikupas, dicuci, dan dikeringanginkan di atas nampan kawat selama 6 pekan. Cara lain dengan mengoven pada suhu 43°C selama 7 sampai 10 hari. Setelah itu biji mudah dilepaskan dari batok. Kini jindili sampai nama Macadamia di India sampai siap disantap.

Pandu Dwilaksono