Budidaya Tani

Mereka Yang Siap Melejit Di Pasar Ikan Hias

Penampilannya mirip salamander. Corak tubuh cokelat tua dihiasi spot-spot hitam tak beraturan. Kala bergerak di dasar akuarium sirip atas meruncing bak ujung pisau. Itulah Polypterus endlicheri, sang ikan bermuka monster dari Afrika. Kini ia salah satu kelangenan air tawar yang dicari hobiis asal Jepang, Eropa, dan Amerika.

Seekor Polypterus endlicheri berukuran 5 cm laku dijual Rp 150.000. Harga tinggi itu lantaran produksinya minim. Maklum indukan harus diimpor dan berharga mahal.

Seekor induk berumur 2 tahun dengan panjang tubuh 30 cm berharga Rp4,5-juta. Setahun ia mampu berpijah 2 kali. Dari setiap pemijahan rata-rata dihasilkan 20 sampai 30 ekor. Padahal, permintaan dunia mencapai puluhan ribu ekor per bulan. Sebab itu, “Berapapun ikan yang ada pasti ludes terjual,” ucap Jap Khiat Bun, eksportir ikan hias di Cibinong, Bogor.

Menurut Bima Saksono dari Lovina Laras ada 3 kriteria ikan yang disukai konsumen mancanegara sekarang ini. “Berwarna cemerlang, bisa dipelihara hingga ukuran besar, dan umurnya tahunan,” ucap alumnus D3 jurusan reproduksi ikan Institut Pertanian Bogor. Salah satu contoh itu adalah Polypterus endlicheri.

Dari lacakan budidayatani.com di beberapa eksportir ikan hias di Jabotabek setidaknya ada sekitar 8 jenis baru telah diimpor seperti Dianema longibarbis dan Struissoma panamense. Itu di luar kehadiran ikan hias lokal baru seperti Terapon jarbua dan Tandanus hyrtii yang permintaan ekspornya tinggi.

Mereka sebagian besar masih berupa calon induk tangkapan alam. “Asal sudah berhasil dipijah, soal penjualan tidak sulit,” papar Anton Saksono, eksportir ikan hias di Cimanggis, Bogor. Pendatang baru itu kini ada yang sudah berhasil ditangkarkan dan sebagian masih tahap dibesarkan.

  1. Brachyplatystoma juruense
  2. Anggota keluarga catfish itu bercorak belang-belang. Panjang tubuh bisa mencapai 1/2 m. Untuk ukuran 6 cm dijual Rp350.000 per ekor.

  3. Pauliceasp
  4. Masih termasuk anggota keluarga catfish. Yang istimewa corak di tubuh totol-totol bulat hitam. Ikan bersungut mirip lele itu menyukai air ber PH 7, suhu 22°C, dan hardness 15. Sosok dewasa ikan asal Amerika Latin itu mencapai panjang 1,5 m. Untuk ukuran 5 cm dijual Rpl25.000 per ekor

  5. Cichla temensis
  6. Anggota keluarga siklid asal Afrika ini mirip ikan kerapu. Siklid bertubuh bongsor itu bisa mencapai panjang 75 cm. Yang istimewa ia memiliki garis spot vertikal memanjang sehingga dijuluki spot line cichlid.

  7. Sturisoma panamense

  8. Berasal dari Panama. Anggota keluarga famili Loricariideae itu dapat mencapai panjang tubuh 12 cm. Ikan yang kondang disebut royal farlowella ini menyukai air ber PH 7, suhu 22°C, dan hardness 10. S. panamense dengan panjang tubuh 3 sampai 4 cm rata-rata dijual Rp 125.000 per ekor.

  9. Merodontotus tigrinus
  10. Ikan yang disebut tiger striped antenna catfish ini memiliki corak mirip macan. Ia bersungut panjang dan bisa mencapai ukuran lebih dari 1/2 m. Anggota keluarga catfish ini disukai karena harmonisasi warna di tubuh. Untuk ukuran 8 cm dijual Rp 150.000 perekor.

  11. Tandanus hyrtlii
  12. Anggota keluarga catfish asal danau Sentani, Irian, ini begitu sulit diperoleh. Ikan yang nyaris serupa benar dengan lele itu disukai lantaran mempunyai penampilan eksotis. Ukuran dewasa mencapai panjang 40 cm.

  13. Terapon jarbua
  14. Inilah ikan asli dari kawasan timur Indonesia. Anggota famili Terapontideae itu memiliki 2 sampai 3 garis corak horizontal di tubuh sehingga kelihatan elok. Saat dewasa ikan berjuluk targetfish itu bisa mencapai panjang 33 cm. Lantaran masih jarang, untuk ukuran medium Rp300.000 per ekor

  15. Dianema longibarbis
  16. Anggota keluarga catfish asal Amerika Selatan ini memiliki habitat mirip 5. panamense. Ikan yang disebut porthole catfish berukuran panjang tubuh 5 sampai 8 cm harganya berkisar Rp30.000 sampai Rp75.000 per ekor.

Pandu Dwilaksono

Add comment