Pertahankan kesegaran daging kodok hingga 2 minggu

Pasokan kodok batu atau hijau hasil tangkapan alam semakin menyusut. Tak ada pilihan bagi eksportir kecuali mengejar bulfrog atau kodok lembu. Konsekuensinya, penanganan harus betul-betul dilakukan dengan baik agar tidak gampang rusak.

Daging kodok lembu yang masih segar sering dibilang rusak karena warnanya kebiru-biruan. Itulah sebabnya, kodok lembu sering dipandang sebelah mata oleh eksportir atau pemasok daging kodok segar. Padahal, bulfrog bisa diekspor dalam bentuk segar asal penanganannya betul.

Perhatikan proses pembilasan

“Penanganan bulfrog harus dibedakan dengan kodok lokal. Sebab, tekstur dan warna dagingnya tidak sama,” ungkap Indra Setiawan, eksportir kodok segar. Perbedaan itu terutama terletak pada lamanya perendaman di dalam air.

Kegiatan yang bertujuan menghilangkan darah itu dilakukan setelah kodok disembelih, dikuliti, serta dipotong bagian yang tidak disertakan (cakar dan 3 ruas punggung ke atas).

Lamanya perendaman untuk kodok lokal 2 sampai 3 jam, sedangkan bulfrog cukup dibilas saja sebanyak 2 kali.

Menurut Indra darah kodok lokal harus benar-benar bersih mengingat kemungkinan tercemar salmonela cukup tinggi. Jika tidak, daging kodok akan cepat rusak.

Kemungkinan bullfrog tercemar salmonela sangat kecil karena hasil ternakan. Ada darah yang tersisa, “Justru bagus supaya daging kemerah-merahan, tidak pucat atau kebiru-biruan,” tambahnya.

Proses selanjutnya sama, daging kodok dimasukkan ke dalam wadah berisi es. Wadah terbuat dari fiber, berukuran 85cm x 140cm x 80cm dengan kapasitas isi 0,5 ton. Dasar wadah diisi es balok (1 juring dipotong delapan), lalu tumpuk daging kodok di atasnya.

Tak perlu dipadatkan supaya daging kodok bisa mengembang alias tidak keriput. Kemudian siram dengan air es secukupnya hingga daging terendam, tapi balokan es tidak mengambang. “Jangan mengucurkan air langsung dari ledeng, mengingat kodok peka terhadap perubahan suhu,” Indra mengingatkan.

Jika lapisan pertama selesai, lanjutkan hingga lapisan ketiga dengan cara seperti di atas. “Kadang-kadang ke dalam setiap wadah ditambahkan klorin 20 ppm untuk mengatasi salmonela.

Pemakaiannya, cukup 4 tutup dirigen ukuran 1 liter clorin yang dilarutkan dalam 201iter air,” tutur pemilik PT Predator di Villa Cibodas, Tangerang itu.

Rahasia Daging Kodok Tahan sampai 2 minggu

Kodok lokal dalam waktu 1 sampai 2 jam akan mengembang; bulfrog butuh 2 hari 1 malam. Kodok yang sudah mengembang beratnya bertambah sekitar 10%. Seandainya hendak diekspor, masukkan ke dalam kotak stereofoam.

Susunlah kodok lapisan demi lapisan hingga kotak penuh. Tinggi setiap lapisan sekitar 5cm. Antarsekat dipisahkan butiran-butiran es. Bobotnya 20kg kodok/kotak.

“Setiba di Kuangchou atau Hongkong negara tujuan ekspor yang ditempuh sekitar 22 jam, kodok masih tetap segar,” jelas Indra. Bulfrog tidak mudah bau, dan tetap kencang (tidak kempes) sampai 2 minggu.

Kodok lokal dalam waktu 2 hari sudah kempes lagi. Itulah sebabnya Indra yang memasok 3ton sampai 4ton/bulan daging kodok ke pasar swalayan tak merasa pusing kala pasokan kodok lokal menyusut.

Halaman terakhir diperbaharui pada 21 November 2021

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.