Rahasia sukses penangkaran anis kembang

Pensiun jadi “atlit” kicauan nasional, Ronggolawe I IV, anis kembang milik Mohammad Ba’awad masuk kandang tangkaran.

Hasilnya, sejak 1998 telah diperoleh lebih dari 30 anak burung. Kepiawaian Ba’awad mengembangbiakkan anis, diakui Perhimpunan Penggemar Burung Kicauan Indonesia (PPBI) dengan menobatkannya sebagai penangkar anis kembang berprestasi.

Bagi Ba’awad tidak ada rahasia sukses penangkaran anis kembang. “Yang penting sabar,” papar hobiis yang banyak mengoleksi piala sang burung.

Paling sulit hanya memilihkan jodoh karena ia pilih-pilih. Untuk mencobanya, masukkan anis kembang jantan ke dalam kandang. Setelah itu disusul betinanya masuk ke kandang yang sama.

Kalau tidak ada kecocokan, “Biasanya anis langsung berkelahi,” kata Ba’awad. Bila sudah begitu, segera dipisah. Pasalnya luka patukan akan bertambah parah jika dibiarkan.

Kandang anis kembang di dalam rumah  Setelah 10 hari disapih
Kandang ren di dalam rumah Setelah 10 hari disapih

Pasangan yang setuju bersanding, terus bersikap mesra. Sang jantan berkicau, betina menyambutnya dengan menggerakkan kedua sayap (ngeper).

Contents

Sarana penangkaran

Agar aktivitas burung selama bereproduksi tidak terganggu, kandang penangkaran model ren harus berada di dalam ruangan. Sebuah rumah kayu sederhana dengan atap lembaran plastik gelombang bisa dibuat.

Dindingnya berupa anyaman bambu (bilik). Antara atap dan dinding bilik yang tingginya 2m, terdapat bagian terbuka. Tujuannya agar udara bebas keluar masuk.

Satu unit kandang ren berukuran 1m x 90cm x 140cm, disediakan untuk sepasang burung. Masing-masing berpondasi batu bata dan semen.

Untuk mencegah rambahan semut dan hama lain, di sekeliling kandang dibuat semacam parit. Rangka kandang terbuat dari kayu kaso yang dicat.

Agar burung tidak keluar, dindingnya ditutup kawat ram. Pasangan lain di kandang berbeda bisa terpengaruh. Karena itu di samping kiri dan kanan kandang ditutup bilik.

Bagian depan kandang dilengkapi 2 pintu; satu untuk memberi pakan, lainnya Untuk keluar-masuk peternak mengambil anak burung (piyik).

Bagian atas depan kandang ditutup tripleks. Tujuannya agar keasyikan burung yang sedang kawin tidak terganggu.

Sarana yang terdapat di dalam kandang, antara lain tenggeran terbuat dari dahan pohon. Sebuah sarang terbuat dari jerami padi juga disediakan di sudut kandang.

Sarana penting lainnya wadah pakan dan air minum ditempatkan berdekatan dengan pintu masuk. Untuk menciptakan suasana alami, tanaman paku-pakuan juga dihadirkan di dalam kandang. Sebuah pot berisi tanaman hias boleh juga ikut mendekorasi ruang kandang.

Betina bertelur sampai 5 butir

Supaya penangkaran anis kembang berhasil, baik “Induk anis harus berumur di atas 2 tahun,” tutur pria asal Tuban, Jawa Timur yang hijrah ke Pulau Dewata pada 1987.

Untuk menghindari in breeding, pilih induk yang berbeda keturunan. Agar anak burung yang dihasilkan berkualitas, sebaiknya dipakai induk mantan juara. Induk jantan yang baik, kicauannya bervariasi. Sedangkan sang betina, bunyinya monoton dan sering mengepakkan sayap (ngeper).

Seekor betina dapat bertelur sampai 5 butir. Namun kebanyakan hanya terdapat 3 butir/sarang. Saat mulai mengeram, jangan sekali-kali menengok sarangnya.

Bila kaget, anis stres dan mematuk telurnya sendiri. Sifat lainnya ngambek, sehingga tidak mau mengerami telur ‘lagi. Pengawasan hanya boleh dilakukan dari luar kandang. Setelah 14 hari dieramkan biasanya telur menetas.

Seperti burung umumnya, anis meloloh anaknya. Selama 7-10 hari berikan kesempatan induk merawat anak sendiri. Untuk mencukupi kebutuhan anak burung sediakan pakan khusus.

“Saya berikan potongan cacing yang sudah dibersihkan lendirnya,” papar Ba’awad. Untuk menambah variasi pakan, dua hari sekali di dalam kandang juga disediakan kroto.

Menginjak 10 hari anak burung boleh disapih. Pisahkan ke dalam sangkar kecil. Pada usia ini anak burung belum bisa makan sendiri.

Andalah yang menggantikan peran induk sampai usianya kurang lebih 20 hari. Cara pemberian pakan dengan menyuapi. Pakannya tetap berupa potongan cacing tanah dan diselingi kroto.

Sedikit demi sedikit ajari makan pakan buatan. Agar mudah ditelan, voer yang diberikan harus dilumatkan dahulu

Halaman terakhir diperbaharui pada 19 November 2021

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.