Pasang Surut Bisnis Impor Ekspor kayu Manis Dalam Negri

Sejak 6 kulan lalu PT Nusantara Bangla Abadi (NBA) menghentikan ekspor kayumanis ke mancanegara. Persaingan harga antar eksportir menjadi pemicu. Seperti efek domino, pekebun dan pengepul turut kena getahnya. Beruntung, nasib buntung itu tak menjalar ke eksportir di Padang, Sumatera Barat.

Gejala kelumpuhan ekspor kayu manis itu mulai terasa sejak 1990. Ketika itu terbit surat edaran Dirjen Perdagangan Luar Negeri No 14A/ Daglu-32/82/EX dan KUM804/Daglu/ 1490/87. Isinya mencabut kuota ekspor. Pemerintah tidak lagi membatasi volume ekspor keluarga Lauraceae yang sebelumnya berada pada kisaran 12.837 ton per tahun.

Lanjutkan membaca

3 Jenis Kayumanis Unggulan Sebagai Komoditi Ekspor

Sepuluh tahun menanti Mahmud, pekebun kayumanis di Kabupaten Kerinci, Jambi, dapat mengupas 3—5 kg kulit kering Cinnamomum sp. Sayang harganya cuma Rp3.000/kg kering. Setelah itu ia harus sabar menunggu 6 tahun lagi. Pekebun kayumanis merasa getir, meski tiga jenis selalu diminta pasar.

Kulit kayumanis yang diambil Mahmud itu kelak disuling menjadi minyak kayumanis. Selain kulit, ranting, dan daun juga bisa dijadikan bahan baku penyulingan. Di kulit batang C. Zcylanicum kandungan sinnamaldehida komponen utama minyak asiri cukup tinggi 2,21%.

Lanjutkan membaca

Cara Walet cepat bersarang Menggunakan Menara Air

Pemilik rumah walet di pantai utara Jawa waswas. Tambang emas itu terancam akibat produksi melorot tajam hingga 60%. “Iklim rusak akibat hutan terus dijarah,” ujar Ir Rosich Amsyari, peternak di Surabaya yang juga mengalami nasib serupa. Dengan mendirikan “menara” air yang sederhana, kecemasan itu tak berkepanjangan.

Penurunan produksi mencapai 60% jelas sangat mengkhawatirkan. Jika sebuah sarang walet biasa menghasilkan 5 kg sarang, pemilik hanya dapat memetik 2 kg setelah terjadinya penurunan itu.

Lanjutkan membaca

Aplikasi EM-4 Pada Tambak Udang Tradisional

Kemerosotan kualitas air yang disebabkan oleh limbah merupakan masalah utama yang sering dihadapi oleh petambak tradisional. Limbah tersebut akan menimbulkan gas-gas beracun yang dapat menimbulkan penyakit pada ikan atau udang karena mengalami stress. Limbah tersebut juga mengakibatkan kekebalan udang atau ikan merosot, yang pada akhirnya dapat menimbulkan kematian.

Faktor iklim dan temperatur juga berpengaruh terhadap kualitas air, seperti suhu, pH atau penetrasi oksigen dalam air. Untuk menghindari kegagalan karena iklim dan temperatur dapat dilakukan dengan mengatur waktu penanamam yang tepat dan perlakuan fisika seperti penggunaan pompa atau kincir.

Lanjutkan membaca

Budidaya lobster air tawar Dalam Akuarium

Krisis membawa berkah. Itulah ungkapan paling pas ditujukan kepada Rudiono Soeharyo. “Tanpa itu mungkin saya tak akan ketemu Lobster Air Tawar’ kata mantan orang penting di sebuah perusahan otomotif di Jakarta. Cita-cita mempunyai usaha sampingan di rumah kesampaian. Setiap Jumat ia menyetor 200 lobster hasil ternakan ke penampung. Artinya, Rp2,8-juta per bulan pundi-pundi Rudiono bertambah.

Omzet sebesar itu memang belum seberapa bila dibandingkan gajinya ketika ia bekerja di Astra kelompok Daihatsu. Namun, itu baru sebuah awal untuk meraih pendapatan lebih besar.

Lanjutkan membaca

Jenis lobster air tawar konsumsi Dengan Harga Jual Mahal

Di Indonesia budidaya lobster air tawar dirintis sejak 1991. Iskandar, penangkar ikan hias di Jakarta Timur, serius mengembangkannya. Sayang, perkembangannya lambat lantaran terbentur adaptasi dan ketersediaan induk. Kisah sukses baru terjadi pada 1996. Sukses di Jakarta, lalu diikuti hobiis di kota lain seperti Bogor, Yogyakarta, dan Malang. Tiga spesies Lobster yang dibudidayakan mereka adalah sebagai berikut.

Lobster Air TawarLobster Air Tawar

Lobster Air Tawar

1. Cherax quadricarinatus

Saat budidayatani berkunjung ke ruang pamer milik Hondo Wiyanto di bilangan Prawirotaman,

Lanjutkan membaca

Budidaya Lobster Dengan Akuarium Modal Cepat Balik

Delapan belas akuarium masing-masing berukuran 80 cm x 50 cm x 40 cm menghiasi sebuah rumah di Cileduk, Tangerang. Empat akuarium berisi indukan, dan selebihnya anakan yang tengah dibesarkan. Pemiliknya, Ir Triwi Santoso, MM, menaburkan pelet sebelum bertolak menuju kantor di Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Setiap bulan kelahiran Yogyakarta 49 tahun silam itu menangguk Rp2-juta dari penjualan lobster air tawar itu.

Pendapatan tambahan yang lumayan besar itu diraup alumnus Fakultas Peternakan Universitas Gadjahmada itu sejak Februari 2001.

Lanjutkan membaca

Budidaya Dan pembesaran kepiting di kolam Tanah

Pembesaran kepiting di Maros memang masih mengandalkan bibit tangkapan alam. Harap mafhum belum ada peternak yang berhasil membibitkan kepiting. Henky Johan, eksportir kepiting di Makassar, pernah mencoba tapi gagal. Musababnya larva umur 20 hari yang dipelihara di kolam mati sebelum menjadi besar. “Kanibalisme dan serangan bakteri menjadi sebab utama kematian larva dalam waktu singkat,” ujar Ir Sulaeman M.Fil, peneliti crustaceae dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Maros, Sulawesi Selatan.

Aktivitas berburu anak-anak kepiting berbobot sekitar 50 g/ekor itu sudah berlangsung selama 10 tahun.

Lanjutkan membaca

Mesin Saus Cabai Buatan LIPI Subang

Mesin saus itu hasil kreasi Ir Sudirman dan Ir Arie Sudaryanto, periset Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI Subang, Jawa    Barat. Mereka hanya memerlukan 6 bulan untuk merancang mesin 2.000 liter saus per jam itu.

Sebelumnya, untuk membuat saus perlu 7 mesin yang berdiri sendiri. Dampaknya, campur tangan manusia relatif tinggi ketika memindahkan hasil olahan dari satu mesin ke mesin lain. Sudirman dan Arie Sudaryanto mengintegrasikan 7 mesin itu.

Budidaya CabaiBudidaya Cabai

Untuk membuat saus bermutu,

Lanjutkan membaca

Pancingan Walet Dengan Lampu 5 Watt

Selama 3 tahun—dari 1999 sampai 2002— hanya lantai paling atas resting room yang ditinggali walet. Kondisi lantai teratas memang berbeda daripada lantai lain. Di sana cahaya matahari yang masuk melalui lubang keluar-masuk burung—berukuran 1 m x 1 m—cukup membuat ruangan lebih terang. Karena terang, walet mudah menyusuri ruangan itu. Lantai lain gelap gulita. “Sebenarnya antarlantai diberi void berdiameter 30 cm yang dibuat lurus dari lantai 4 sampai lantai dasar, cukup menerangi ruangan di masing-masing lantai,” ujar Halim,

Lanjutkan membaca