Raup Jutaan Rupiah Perbulan Dari Budidaya Ikan Koi

Apalagi kalau bukan tentang sosok pujaan. Sejak dulu koi memang lekat di hatinya. Tak heran bila dering ringtone yang berasal dari seorang calon pembeli koi serius itu tak segan ia acuhkan. Kembali ke Jakarta hari itu bagi Soegianto dianggapnya pengorbanan yang tak seberapa dibanding cintanya pada koi dengan segala tetek bengek-nya..

Obrolan dengan calon pembeli hari itu ia layani dengan senyumnya yang jenaka. Diselingi dengan tawa, beragam pertanyaan seputar budidaya ikan koi ia jawab dengan senang hati.

Lanjutkan membaca

Ikan koi kualitas super Dari Maruyama Koi Farm

Sangatlah Pantas hobiis di nusantara mengagumi showa maruyama. Ia termasuk ikan koi kualitas super dari golongan jawara langka. Pasalnya, pengalaman kontes menunjukkan 50% grand champion selalu direngkuh kohaku. Diikuti 30% sanke, dan 20% showa. Ketiganya termasuk gosanke, kelompok koi elit yang paling disukai hobiis. Prestasi showa menyabet gelar terbaik seolah menempatkan showa maruyama sebagai legendaris. “Saya sepakat dengan keputusan akhir juri. Akan sulit sekali menemukan showa dengan kualitas seperti sang grand champion dibanding untuk menemukan kohaku dengan kualitas sama,” kata alumnus Arsitektur Trisakti itu.

Lanjutkan membaca

Best Goldfish Contest

Siang itu pukul 12.00 penonton memadati pintu masuk gedung Balai Utari, Mandala Bhakti Wanitatama, Yogyakarta. 

Suasana tegang tampak menyelimuti wajah pemilik maskoki kampiun di kelas or anda senior, ryukin senior, ranchu senior, dan open. Ketegangan mulai mencair sejam kemudian saat kedua juri, Fartono dan Hariantono menunjuk kampiun kelas open milik Ferdinandes sebagai the best of the best Jogja Goldfish Contest 2018.

Blackmoor penghuni akuarium 313 itu pantas menyandang gelar grand champion.

Lanjutkan membaca

Kisah Sukses Para Pebisnis Ikan Koi Lokal

Dentangan jam dinding sebanyak 6 kali membangunkan Danny Adrianto dari lelap tidur. Bergegas ia menuju kolam mungil di samping rumah. Kedua bola mata bos karoseri Kijang itu tak puas-puasnya menatap ke arah kolam. 

Di sana puluhan kohaku, showa, dan tancho—semua produksi lokal—berukuran 40 — 60 cm meliuk menebar pesona. Sembari mengamati satu per satu koi kesayangan, sesekali tangannya menebar pelet.

Liukan koi lokal nan mempesona sudah dinikmati Danny sejak 2,5 tahun lalu.

Lanjutkan membaca