Pentingnya Perencanaan Sistim Irigasi Dan Penampungan Air Pada Perkebunan Kentang

Inilah teknologi sederhana bagi pekebun kentang. Sistem penampung air. Sistem ini mampu meminimalisir run off alias erosi yang sering terjadi saat penanaman di musim hujan. Imbasnya biaya produksi pemeliharaan seperti penyulaman yang mencapai 5—10% dari total biaya dapat ditekan hingga nyaris 0%.

Pada penanaman normal di musim hujan, penyulaman faktor yang tidak bisa dihindari. Penyebabnya erosi seringkah muncul saat hujan datang terutama pada penanaman di lereng. Padahal penanaman di lereng disukai pekebun lantaran lebih mudah membuat bumbun ketimbang searah kontur.

Lanjutkan membaca

Penyortiran Kualitas Bibit Kentang Untuk Menghindari Penyakit Dan Kerugian

Kentang tak lolos sortir dijadikan bibit. Akibatnya, produktivitas granola hanya belasan ton per ha. Itulah sebabnya, mengetahui kentang yang tak layak tanam, menjadi kunci utama pekebun. Ir Wildan Mustofa, pekebun di Pangalengan, Bandung Selatan, membuktikan. Ia memanen granola minimal 25 ton per ha.

Banyak pekebun tak mempedulikan kualitas bibit. Sehabis panen mereka memilih kentang berukuran besar dan berkualitas untuk dilempar ke pasar sebagai kentang konsumsi. Sisanya baru dipilih lagi untuk bibit di musim tanam berikutnya.

Lanjutkan membaca

Raup Untung Lewat Keripik Kentang

Asap mengepul dari wajan berdiameter 1 m. Tangan Etty Tamir terus bergerak membolak-balik irisan tipis kentang. Sesekali perempuan asal Batur itu menyeka peluh dengan handuk yang dikalungkan di leher. Setiap hari ia mengolah 1 ton kentang menjadi 100 kg keripik. Dari usahanya itu Etty meraup laba bersih sekitar Rp4-juta per bulan.

Di dapur rumahnya di Sumberejo, Kecamatan Batur, Banjarnegara, begitulah aktivitas Etty setiap hari. Sejak 4 tahun silam ia menggeluti usaha keripik kentang.

Lanjutkan membaca

4 Varietas Kentang Unggulan Untuk Industri Dan Bisnis

Gara-gara Dr Enrique pulang ke kampong halaman di Peru, riset untuk menghasilkan klon unggulan terhenti. Sekitar 40 klon unggulan pang sudah dihasilkan pun mengonggok di gudang
Balitsa. Selama 3 tahun Dr Rofik Sinung Basuki dan Ir Kusmana — keduanya periset Balitsa —melanjutkan penelitian. Hasilnya 4 varietas kentang industri top sesuai keinginan industri dan pekebun.

Usaha Rofik dan Kusmana mencari-cari umbi di gudang bukan tanpa alasan. Mereka prihatin karena perkembangan kentang industri di Indonesia terhambat.

Lanjutkan membaca