Budidaya Tani

Oxygenating Plants Terbaik Pengganti Aerator Aquarium

Dua belas ekor red cap oranda kelihatan lalu-lalang di kotak akuarium berukuran 150 cm x60cmx 80 cm. Yang mencolok, latar belakang ruang empat persegi panjang itu penuh tanaman air. Ada teratai Nymphaea sp, Armoracia paulista, dan windelov Microsorum pteropus. Di Cina, mereka dipercaya memperpanjang umur maskoki.

Zaman Cina kuno, maskoki dipelihara di gentong gentong air mirip pot. Jangan bayangkan ada pasokan oksigen dari aerator seperti sekarang ini. Lalu bagaimana maskoki bertahan hidup? Ternyata hobiis zaman itu mengakalinya dengan tanaman air apung.

Yang dimanfaatkan antara lain jenis Salvinia auriculata dan Ceratophyllum submersum. Terbukti, berabad-abad kemudian tanaman itu berfungsi menyerap sekaligus melepas oksigen di air. Hingga kini keduanya dikenal sebagai oxygenating plants, alias tanaman penghasil oksigen.

Maskoki Suka Tanaman

oxygenating plants

Menurut Greg Tong, pengasuh sebuah situs tentang maskoki, rata-rata umur anggota famili Cyprinidae itu paling banter hanya 5 tahun. Itu dicapai saat Cassius auratus dirawat di kolam alami mirip kolam koi dan terbebas dari rongrongan penyakit. Di akuarium? Setidaknya maskoki mampu bertahan hidup hingga 2 sampai 3 tahun. Itu pun dengan syarat ada tanaman air.

Tanaman air memang multifungsi. Ia dapat membersihkan air dengan cara mengurai hasil metabolisme amonia dan nitrit menjadi senyawa tak berbahaya. Itulah pangkal umur maskoki lebih panjang. Fungsi itu sebenarnya bisa dikerjakan oleh filter, tapi manfaat lain tanaman air sebagai sumber pakan tidak tergantikan.

Maskoki dikenal sebagai ikan rakus. Ia sangat suka menyantap akar dan daun. Jenis tanaman yang disantap akarnya antara lain: Anubias sp, Crinum thaianum, Echinodorus sp, Elodea sp, Vallisneria, Hygrophila difformis, Microsorum pteropus, dan Nyamphea. Daun seperti: Salvinia auriculata, Limnobium laevigatum, Ceratopteris thalictroides, Ceratophyllum submersum, dan Azolla pinnata. Sebelum dimakan, tanaman itu biasanya digigit-gigit dahulu.

Pasokan Pakan Alami Dari Alga

Namun, bukan berarti pemanfaatan tanaman air itu bebas masalah. Ikan yang diabadikan sebagai prangko di Cina, Hongkong, hingga Kamboja itu rentan terpapar penyakit. Sistem kekebalan tubuh tak sebaik kerabat lainnya. Padahal tanaman air berisiko membawa penyakit.

Sebaiknya sebelum ditanam perlu disterilisasi untuk menghilangkan patogen, bakteri, dan parasit. Cara yang praktis memakai obat-obatan yang banyak dijual di gerai ikan hias.

Kelangsungan hidup tanaman pun perlu diperhatikan. Maksimal mereka perlu penyinaran 11 jam sehari. Lebih dari itu dikhawatirkan suhu air akuarium berubah hingga ikan stres. Sumber pakan tanaman diberikan dalam bentuk cairan nutrisi makro yang tidak akan mengubah kualitas air.

Kemunculan alga di akuarium justru paling dinantikan. Ia menjadi indikator kualitas air. Semakin subur berarti mutu air kian bagus.

Alga pun merupakan sumber pakan kaya gizi dengan manfaat mirip tanaman air lain. Wajar ia menjadi favorit peternak maskoki karena mudah didapat gratis. Jika ingin tanaman lain perlu merogoh kocek. Di Fang Cun, sentra perdagangan ikan hias terbesar di Cina satu ikat Elodea densa berisi 3 tangkai dibandrol Rp8.000.

Yudi Anto

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed