Surga Tanaman Hias Di Negri Siam

Dalam hitungan menit, beragam tanaman itu berpindah kepemilikan. Namun, itu belum cukup. Kaki-kaki para hobiis tanaman hias kawakan dari Indonesia itu kemudian melangkah memasuki anjungan lain di lokasi pameran seluas lapangan bola. Lagi-lagi beragam jenis teranyar jatuh dalam genggaman. Ekshibisi akbar setiap akhir November dalam rangka memperingati ulang tahun Raja Bhumibol Adulyadej itu memang kesohor sebagai surga untuk mendapat jenis-jenis paling gres.

Tak puas dengan hasil perburuan di Suang Luang, Chandra Gunawan melanjutkan perjalanan menyambangi nurseri milik Thanachai Charusom.

Lanjutkan membaca

Pengembangan Dan Budidaya Pohon Matoa Di Jayapura

Itu cerita masa lampau. Beberapa tahun mendatang, Buah matoa bisa dijolok menggunakan galah seperti mangga di pekarangan rumah atau kebun rakyat. Sejak 2 tahun silam anggota famili Sapindaceae itu dibudidayakan sebagai tanaman komersial.

Nilai jual buah matoa yang tinggi, Rp30.000-Rp35.000/kg di pasar-pasar buah di seputaran Jayapura ikut mendorong maraknya pengembangan pohon matoa. Masyarakat Papua sudah banyak yang mulai membudidayakan,” papar Ir Apri Sukandar MDiv, calon anggota DPR RI terpilih dari Partai Damai Sejahtera ketika mengajak Budidaya Tani berkunjung ke daerah pemilihannya.

Lanjutkan membaca

Analisis Usaha Perkebunan jeruk siam

Waktu Budidaya Tani berkunjung pada akhir Maret, dahan pohon-pohon jeruk siam di kebun itu terlihat doyong ke bawah lantaran sarat buah. Satu tangkai digelayuti 5—8 bulatan berwarna hijau tua. Beberapa pohon malah disesaki buah hijau kekuningan, siap dipanen. Meski panen raya jatuh pada Juli dan Desember, tanaman hampir tak berhenti berbuah.

Budidaya Tani mencicipi siem yang dipetik dari tanaman yang bibitnya didatangkan dari Malang. Rasanya manis sekali. Kadar air pun banyak.

Lanjutkan membaca

Sentra Produksi Camilan Olahan Durian Thailand

Rumah Wanee Boonsawad di Kabupaten Thamai, Provinsi Chantaburi, ibarat potret keperkasaan Thailand di bidang diversifikasi pertanian. Betapa tidak, durian mentah yang di pelosok desa di Jawa Barat dimakan untuk teman makan nasi, di sana justru diolah menjadi berbagai produk camilan durian seperti keripik, dodol, tepung, dan semprong durian. Wanee dan rekan-rekannya semua ibu rumah tangga kemudian mengekspor kreasi mereka ke Hongkong, Cina, dan Eropa.

Jangan membayangkan tempat Wanee dan kawan-kawannya seperti pabrik-pabrik besar yang lengkap dengan beragam mesin canggih dan pegawai ratusan orang.

Lanjutkan membaca

Potensi Pembudidayaan Kayu Gaharu di Kawasan Timur Indonesia

Populasi Kayu Gaharu di alam menipis lantaran eksploitasi berlebihan. Pria separuh baya itu cukup memanen gubal di halaman rumah. Di sana ia menanam puluhan Kayu Gaharu Delapan pohon di antaranya berumur 4 tahun dan siap disuntik cendawan.

Dorem Yoku di Dusun Hena, Flavo, Kecamatan Sentani Tengah, juga menanam gaharu di halaman rumah. Setidaknya 50 pohon gaharu beringin Aquilaria filaria tumbuh di sekeliling halaman rumah pria 42 tahun itu. “Semula hanya ditanam 3 bibit cabutan bibit yang tumbuh alami dari buah yang jatuh dari hutan di lereng Gunung Siklop,” papar Dorem Yoku.

Lanjutkan membaca

Raup Untung Berlipat Lewat Bisnis Dan Budidaya Jagung Manis

Setahun terakhir Sigit Djuwarso mempunyai kesibukan baru. Ia memanfaatkan waktu luang untuk berkebun jagung manis. Pada tingkat harga Rp400 per kilo, ia mencapai titik impas. Padahal, Sigit menerima Rp2.000 per kg sehingga jutaan rupiah menggelembungkan pundi-pundinya.

Ia tertarik dalam Budidaya Jagung Manis itu lantaran risiko dan biaya produksi relatif kecil serta harga stabil. Kestabilan itu setidaknya berlaku di Sukoharjo, Jawa Tengah, tempat menanam jagung manis. Di tingkat pekebun harga berkisar Rp 1.500—Rp2.000 per kg boleh jadi lantaran di sana baru berkembang,

Lanjutkan membaca

Padi Transgenik Rojolele Tahan Hama Penggerek batang

Perut Tryporyza intertulas mendadak berlubang dan ia pun langsung terkapar. Sepuluh menit lalu penggerek batang itu mengisap pakan kegemarannya, padi. Sayang ia salah sasaran. Yang disantapnya padi rojolele yang mengandung Bacillus thuringiensis. Itulah tanaman transgenik keluaran Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Di tengah-tengah suara pro-kontra kehadiran teknologi transgenik, Inez Hortense Slamet-Loedin justru tekun meneliti padi rekayasa genetika. Ia bersama timnya mengembangkan tanaman padi tahan hama penggerek batang.

Lanjutkan membaca

Varietas Cabai Hibrida Dan Lokal Yang Siap Bersaing Dipasaran

Pasar benih Cabai Hibrida Indonesia dibanjiri produsen benih dari mancanegara. “Ada 60 jenis cabai merah dari berbagai merek berkeliaran di lahan pekebun,” ujar Agus Setyono dari PT East West Seed Indonesia. Hiruk-pikuk persaingan itu kini kian ramai dengan hadirnya 3 pendatang baru. Mereka adalah 2 benih hibrida dan 1 lokal.

Ketatnya persaingan itu tampak dari kebiasaan pekebun memilih varietas. Ambil contoh di dataran tinggi. Lahan cabai di sana didominasi hot chili.

Lanjutkan membaca

Serangan Virus kuning Pada Tanaman Cabai

Senyum kecut menghiasi bibir Marsudi pada pertengahan 2002. Betapa tidak, 30 ha cabai luluh-lantak diterjang virus kuning keriting. Produktivitas menurun, modal pun tak kembali. “Kerugian saat ini sudah sekitar Rp200-juta,” tutur pekebun di Desa Banyudono, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang itu.

Marsudi tidak sendirian mengalami nestapa itu. Banyak pekebun di desa sekitarnya seperti di kecamatan Mungkid, Sawangan, dan Muntilan ikut terkena. Walau jumlah tanaman terinfeksi sedikit, tetapi rata-rata 25% dari total tanaman terpapar virus kuning kering itu.

Lanjutkan membaca

Serangan Bulai Pada Tanaman Cabai

Sudah setahun penyakit bulai cabai dilaporkan kehadirannya. Namun, hingga kini serangannya belum teratasi. Malah, makin meluas ke berbagai sentra. Kalau tidak segera ditangani, pasar bakal mengalami kekosongan pasokan. Dalam 2 – 3 bulan ke depan, harga bakal melonjak. Kalau sudah begini, siapa yang bertanggungjawab?

beberapa daerah saya melihat, petani mulai “lempar handuk”. Banyak yang beralih ke tanaman lain. Contoh di Muntilan, Kabupaten Magelang, pelaku budidaya cabai mulai melirik tomat dan kol dataran rendah.

Lanjutkan membaca