Solusi Walet Mogok Bersarang Dengan Menggunakan Menara Air

Pemilik rumah walet di pantai utara Jawa waswas. Tambang emas itu terancam akibat produksi melorot tajam hingga 60%. “Iklim rusak akibat hutan terus dijarah,” ujar Ir Rosich Amsyari, peternak di Surabaya yang juga mengalami nasib serupa. Dengan mendirikan “menara” air yang sederhana, kecemasan itu tak berkepanjangan. Penurunan produksi mencapai 60% jelas sangat mengkhawatirkan. Jika sebuahLanjutkan membaca

Cara Mengelola Tambak Tradisional Dengan Teknologi Effective Microorganisms (EM)

Kemerosotan kualitas air yang disebabkan oleh limbah merupakan masalah utama yang sering dihadapi oleh petambak tradisional. Limbah tersebut akan menimbulkan gas-gas beracun yang dapat menimbulkan penyakit pada ikan atau udang karena mengalami stress. Limbah tersebut juga mengakibatkan kekebalan udang atau ikan merosot, yang pada akhirnya dapat menimbulkan kematian. Faktor iklim dan temperatur juga berpengaruh terhadapLanjutkan membaca

Analisis Ternak Lobster Air Tawar Dengan 9 Buah Akuarium

Krisis membawa berkah. Itulah ungkapan paling pas ditujukan kepada Rudiono Soeharyo. “Tanpa itu mungkin saya tak akan ketemu lobster/’ kata mantan orang penting di sebuah perusahan otomotif di Jakarta. Cita-cita mempunyai usaha sampingan di rumah kesampaian. Setiap Jumat ia menyetor 200 lobster hasil ternakan ke penampung. Artinya, Rp2,8-juta per bulan pundi-pundi Rudiono bertambah. Omzet sebesarLanjutkan membaca

Jenis Lobster Air Tawar Yang Menguntungkan Untuk Dibudidayakan

Di Indonesia budidaya lobster air tawar dirintis sejak 1991. Iskandar, penangkar ikan hias di Jakarta Timur, serius mengembangkannya. Sayang, perkembangannya lambat lantaran terbentur adaptasi dan ketersediaan induk. Kisah sukses baru terjadi pada 1996. Sukses di Jakarta, lalu diikuti hobiis di kota lain seperti Bogor, Yogyakarta, dan Malang. Tiga spesies Lobster yang dibudidayakan mereka adalah sebagaiLanjutkan membaca

Budidaya Lobster Dengan Akuarium Modal Cepat Balik

Delapan belas akuarium masing-masing berukuran 80 cm x 50 cm x 40 cm menghiasi sebuah rumah di Cileduk, Tangerang. Empat akuarium berisi indukan, dan selebihnya anakan yang tengah dibesarkan. Pemiliknya, Ir Triwi Santoso, MM, menaburkan pelet sebelum bertolak menuju kantor di Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Setiap bulan kelahiran Yogyakarta 49 tahun silam itu menangguk Rp2-jutaLanjutkan membaca

Untung Rugi Budidaya Dan Pembesaran Kepiting Dengan Kolam Tanah

Aktivitas berburu anak-anak kepiting berbobot sekitar 50 g/ekor itu sudah berlangsung selama 10 tahun. Awalnya, setelah banyak terkumpul anak-anak Desa Pabentengan itu langsung menjual kepiting itu ke pasar seharga Rp l5.000/kg. Nasib baik bila mendapat kepiting besar, di atas 250 g/ekor yang dijual Rp 40.000/ekor. “Sudah setahun terakhir ini tangkapan anak-anak kepiting itu diambil untukLanjutkan membaca

Cara Memancing Burung Walet Agar Mau Bersarang Menggunakan Lampu 5 Watt

Selama 3 tahun—dari 1999 sampai 2002— hanya lantai paling atas resting room yang ditinggali walet. Kondisi lantai teratas memang berbeda daripada lantai lain. Di sana cahaya matahari yang masuk melalui lubang keluar-masuk burung—berukuran 1 m x 1 m—cukup membuat ruangan lebih terang. Karena terang, walet mudah menyusuri ruangan itu. Lantai lain gelap gulita. “Sebenarnya antarlantaiLanjutkan membaca